digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Diandra Malika Rahma [19022239]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia mendorong peningkatan aktivitas belanja daring, namun shopping cart abandonment masih menjadi tantangan utama bagi marketplace. Meskipun konsumen menunjukkan niat beli dengan memasukkan produk ke dalam keranjang, banyak transaksi tidak diselesaikan sehingga menyebabkan potensi penjualan yang tidak terealisasi, khususnya pada platform Shopee. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh emotional ambivalence, hesitation at checkout, payment intention, choice overload, comparison with other websites, perceived transaction inconvenience, perceived cost, dan perceived risk terhadap perilaku shopping cart abandonment pada pengguna Shopee, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 150 pengguna Shopee di Indonesia yang pernah mengalami shopping cart abandonment. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hesitation at checkout, choice overload, dan perceived risk memiliki pengaruh signifikan terhadap shopping cart abandonment. Di antara faktor tersebut, hesitation at checkout merupakan faktor yang paling kuat, menunjukkan bahwa keraguan konsumen pada tahap pembayaran akhir berperan penting dalam terjadinya shopping cart abandonment. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam kajian perilaku konsumen e-commerce serta implikasi praktis bagi platform dan penjual dalam meningkatkan tingkat konversi.