Article Details

PRODUCT VALUE OPTIMIZATION WITH SUPPLY CHAIN DESIGN TO IMPROVE DOMESTIC MARKET OBLIGATION & PREMIUM MARKET A CASE STUDY AT PT. BERAU COAL

Oleh   Ahmad Supriadi [29118322]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Gatot Yudoko, M.A.Sc., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek : General management
Kata Kunci : batubara, Sodium rendah, pencampuran produk, pemisahan produk
Sumber :
Staf Input/Edit : Yose Ali Rahman   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-02-22 18:58:26

Harga batubara sepanjang triwulan II hingga triwulan III tahun 2020 yang sangat mengkhawatirkan ditengah fase survival dengan rendahnya permintaan batubara dipasaran dan kondisi tersebut menjadi penting bagi PT. Berau Coal untuk dapat berpartisipasi pada tender pengadaan batubara, terutama untuk pelanggan langsung dengan kontrak jangka panjang. Belum adanya pemisahan produk di binungan terutama blok 8 pada parameter sodium menjadi masalah ketika ada permintaan di pasar untuk kualitas produk yang kompetitif terutama dari premium market (FGH Power Plant) dengan kontrak jangka panjang dan domestik market (KLM dan OPQ Power Plant) sebagai pengguna akhir, sehingga hal tersebut memaksa untuk pemenuhan kualitas produk perusahaan menggunakan produk dengan biaya tambang yang tinggi untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Agar kegiatan pemisahan produk tersebut dapat dilakukan maka dilakukan diskusi secara berkala dengan tim binungan (Engineer, Planning, Geology & CPP) untuk melakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder dengan melakukan observasi & wawancara dengan personil yang kompeten pada setiap rantai pasok terkait dampak yang muncul ketika pemisahan produk dilakukan (dari tambang hingga jetty). Dari masalah yang timbul didapatkan beberapa solusi yang dapat dijalankan secara pararel seperti: secara konsisten melakukan pengambilan pit sampel di tambang, product dengan kebutuhan sodium rendah dikirim sesuai jadwal pengapalan, meningkatkan produktifitas crusher dengan blending product blok 7 barat dengan blok 8 dan mengurangi produk dari Sambarata yang mempunyai biaya penambangan yang tinggi. Dengan implemetasi beberapa solusi tersebut maka proyeksi penghematan biaya pencampuran selama 3 tahun sebesar $0.94/metric tons, proyeksi peningkatan pendapatan untuk pasar premium sebesar $2.75/metric tons serta potensi pengurangan pinalti $1.00/metric tons dari ketidaktercapaian pengiriman penjualan ke pasar domestik