Article Details

ANALISIS POTENSI TRANSPORT NUTRIENT YANG BERBASIS NITROGEN TERHADAP AIR TANAH PADA DAERAH SEKITAR PERSAWAHAN MENGGUNAKAN SOFTWARE VISUAL MODFLOW 2010.1 (STUDI KASUS : AREA PERSAWAHAN KELURAHAN ROROTAN, KECAMATAN CILINCING, JAKARTA UTARA)

Oleh   Ulfah Anisah [25318014]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Ir. Suprihanto, Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTSL - Teknik Lingkungan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek : Sanitary & municipal engineering
Kata Kunci : Visual Modflow, Transport Pencemar, Pemupukan, Nitrogen
Sumber : TESIS OKTOBER 2020
Staf Input/Edit : Garnida Hikmah Kusumawardana   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-10-01 09:22:40

: Penggunaan pupuk bertujuan untuk meningkatkan produktivitas padi, namun tidak semua penggunaan pupuk digunakan atau dimanfaatkan oleh tanaman. Pupuk yang tidak termanfaatkan oleh tanaman yang tersusun dalam nutrient terlarut seperti senyawa nitrogen mungkin akan terinfiltrasi ke dalam air tanah dangkal sehingga menyebabkan pencemaran yang berbasis nitrogen. Pada umumnya pupuk yang digunakan mempunyai bahan baku nitrogen, fosfat dan kalium. Berlandaskan permasalahan tersebut penulis bertujuan untuk melakukan penelitian terkait dengan potensi transport nutrien yang berbasis nitrogen, khususnya total nitrogen dan pengaruhnya terhadap air tanah dilihat dari pergerakan kontaminan tersebut pada air tanah dengan menggunakan software pemodelan air tanah yaitu visual modflow 2010.1. Pada dasarnya software modflow pada penelitian ini dipergunakan untuk menentukan arah dan kontur muka air tanah dalam pemodelan. Namun, didalam software ini terdapat package atau fitur untuk menggambarkan atau memprediksi seberapa jauh kontaminan tersebut bergerak. Persamaan yang digunakan dalam software ini berlandaskan pada pengaplikasian persamaan finite difference. Adapun data input yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah konduktivitas hidraulik, porositas, konsentrasi pencemar, topografi, tinggi muka air, dan koordinat pengambilan sampel. Dalam penelitian ini, air bergerak dari arah Selatan ke arah Utara sesuai dengan kontur muka air tanah serta elevasinya. Metode analisis serta metode pengambilan sampel air tanah yang digunakan adalah SNI 6989.58 : 2008 tentang Air dan Air Limbah : Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah, Nitrogen Total (sebagai N) : UP.IK.21.01.20 (Perhitungan), Nitrat : APHA Ed. 23re 4500-NO3. E-2017. Terdapat 5 titik sampel utama berupa sumur pantau atau sumur observasi dan 10 sumur pompa (dummy) dan 4 simulasi untuk dua periode pengambilan sampel. Berdasarkan hasil model dengan keseluruhan simulasi, sumur yang terdampak hanyalah sumur 1 yang berjarak ±70 m dari outlet persawahan, dengan konsentrasi terbesar 0,0001 mg/l pada periode satu dan dua. Hal tersebut dikarenakan input kosentrasi inisial yang kecil yaitu 3 mg/l dan 5 mg/l dan nilai konduktivitas hidraulik yang kecil.