Article Details

OPTIMISASI PENGGUNAAN DAYA MOTOR BUS LISTRIK MENGGUNAKAN PENGONTROL PID DENGAN LOGIKA FUZZY DALAM SIMULASI HARDWARE IN THE LOOP

Oleh   Aviseno Kholid [13315074]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Endra Joelianto, Ph.D.;Prof. Dr.-Ing. Ir. Yul Yunazwin, M.Sc., DIC;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTI - Teknik Fisika
Fakultas : Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Subjek :
Kata Kunci : Motor listrik, HILS, Pengontrol PID dan Fuzzy
Sumber :
Staf Input/Edit : Rina Kania  
File : 7 file
Tanggal Input : 2020-01-20 10:09:15

Generic placeholder image
COVER Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 1 Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 2 Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 3 Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 4 Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 5 Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
DAFTAR Aviseno Kholid

Terbatas
» ITB


Bus listrik merupakan suatu jenis transportasi yang ramah lingkungan dan dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Namun, penggunaan bus listrik masih jarang digunakan karena motor listrik yang digunakan pada bus listrik sulit untuk dikontrol dan banyak daya yang terbuang. Oleh karena itu, pada penelitian ini, akan digunakan pengontrol PID dan logika Fuzzy yang dapat mengontrol kecepatan bus listrik dan akan menghemat penggunaan dayanya. Pengujian motor listrik bus listrik pada penelitian ini menggunakan sebuah metode simulasi Hardware in the loop simulation (HILS). HILS merupakan suatu metode yang dapat menggantikan objek uji sebenarnya menjadi objek uji yang lebih kecil namun dapat merepresentasikan objek uji yang sebenarnya. Dalam penelitian ini, motor listrik bus diwakili oleh motor listrik AC tiga fasa dengan tegangan maksimum 220V. Dinamika bus disimulasi pada perangkat Rasberry Pi. Pengontrol PID dijadikan sebagai pengontrol utama yang berfungsi supaya output yang diberikan sesuai dengan input yang diinginkan. Pengontrol Fuzzy tambahan digunakan sebagai pengontrol untuk menghaluskan respon output dan mengkompensasi perubahan beban (penumpang dan perubahan jalan). Selanjutnya beberapa simulasi uji coba dijalankan. Simulasi dilakukan dengan menggunakan 3 asumsi (bus kosong, bus setengah, dan bus penuh) yang diuji dengan mengubah kecepatan dan mengubah beban, kemudian didapat bahwa hasil root mean square error (RMSE) mengecil diantara 3-24% dan daya motor bisa lebih hemat antara 0.2-4%.