Article Details

ANALISIS RISIKO PAPARAN MERKURI TERHADAP ANAK-ANAK DI SEKITAR KEGIATAN PENAMBANGAN EMAS SKALA KECIL (PESK) (STUDI KASUS : KABUPATEN WG, MR, DH, DAN KB)

Oleh   Fatimah Maulida [25317035]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. dr. Juli Soemirat, MPH., Ph.D., Dr. Herto Dwi Ariesyady, S.T, M.T
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTSL - Teknik Lingkungan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek : Sanitary & municipal engineering
Kata Kunci : Merkuri, anak-anak, inhalasi, oral, Indeks Bahaya (HI)
Sumber : TESIS Juli 2019
Staf Input/Edit : Lili Sawaludin Mulyadi   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-08-06 15:11:01

Kegiatan penambangan emas skala kecil (PESK) menggunakan amalgamasi dalam proses pemisahan emas dari batuan yang menyebabkan penurunan kualitas tanah, air, udara, dan sedimen karena merkuri langsung dibuang ke lingkungan. Anak-anak lebih rentan mengalami gangguan kesehatan dibandingkan dengan orang dewasa, karena mereka telah menerima paparan sejak dalam kandungan, masa kanak-kanak, melalui oral dari makanan dan minuman yang terkontaminasi merkuri, inhalasi udara ambien, dermal melalui aktivitas bermain dan kegiatan bermain lainnya. Studi ini dilakukan untuk mengetahui risiko paparan merkuri terhadap kesehatan anak-anak yang tinggal di sekitar kegiatan PESK. Risiko dapat diketahui dengan menghitung intake inhalasi dan oral, sehingga dilakukan pengambilan sampel urin, darah, air minum, beras, ikan, dan pengukuran udara ambien, sedangkan risiko akan dinyatakan dalam HI. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli hingga Oktober 2018 dengan melibatkan 198 anak, yang ditentukan dengan metode grab sampling. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara Hg urin dengan intake inhalasi, r=0,668, (p