Article Details

EVALUASI PENYISIHAN KANDUNGAN ORGANIK PADA AIR LIMBAH DOMESTIK GREYWATER DENGAN TEKNOLOGI HORIZONTAL SUBSURFACE FLOW CONSTRUCTED WETLAND MENGGUNAKAN Iris martinicensis DAN Pontederia cordata

Oleh   Annisa Andarini Ruti [15310050]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr.-Ing. Ir. Prayatni Soewondo, MS;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Teknik Lingkungan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek : Sanitary & municipal engineering
Kata Kunci : efisiensi, greywater, HRT, Iris martinicensis, wetland
Sumber : TUGAS AKHIR 27 Februari 2015
Staf Input/Edit : Lili Sawaludin Mulyadi   Ena Sukmana
File : 7 file
Tanggal Input : 2019-02-12 09:11:23

Generic placeholder image
2019_TA_PP_ANNISA_ANDARINI_RUTI_1_-_BAB_1.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2019_TA_PP_ANNISA_ANDARINI_RUTI_1_-_BAB_2.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2019_TA_PP_ANNISA_ANDARINI_RUTI_1_-_BAB_3.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2019_TA_PP_ANNISA_ANDARINI_RUTI_1_-_BAB_4.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
2019_TA_PP_ANNISA_ANDARINI_RUTI_1_-_BAB_5.pdf

Akses : Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Beberapa penelitian sejak bertahun lalu menunjukkan bahwa constructed wetland dapat mengolah limbah cair domestik greywater. Vegetasi yang umum digunakan pada constructed wetland di antaranya adalah Scirpus grossus, Typha angustifolia, Cyperus papyrus, Iris pseudacorus, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan Iris martinicensis yang memiliki kemiripan dengan Iris pseudacorus.sebagai vegetasi constructed wetland dalam menyisihkan kandungan organik pada greywater, dengan Pontederia cordata sebagai pembanding. Dua buah reaktor constructed wetland dengan masing-masing luas penampang 0,55 m2 dioperasikan secara paralel sejak Agustus hingga Desember 2014 dengan variasi HRT 1 hari, 3 hari, dan 5 hari. Greywater bersumber dari rumah berpenghuni 5 orang dengan BOD5 loading rate 0,008-0,052 kg/m2hari. Nilai COD pada inlet berkisar pada 390-494 mg/L, konsentrasi total solid 172-561 mg/L, total Nitrogen 6-15 mg/L, dan total fosfat dalam rentang 0,3-12 mg/L. Efisiensi penyisihan COD tertinggi (85,375%) terjadi pada variasi HRT 3 hari, begitupun dengan reaktor yang ditanami Pontederia cordata (85,715%). Efisiensi penyisihan TSS tertinggi (97,097%) terjadi pada variasi HRT 1 hari, begitupun reaktor yang ditanami Pontederia cordata (98,831%). Efisiensi penyisihan Total Nitrogen tertinggi (72,363%) terjadi pada variasi HRT 3 hari, sementara efisiensi reaktor yang ditanami Pontederia cordata (83,556%) terjadi pada HRT 5 hari. Efisiensi penyisihan total fosfat tertinggi (75,391%) terjadi pada HRT 1 hari, begitupun reaktor yang ditanami Pontederia cordata (71,129%). Secara umum, efisiensi penyisihan organik reaktor yang ditanami Iris martinicensis tidak jauh berbeda dengan efisiensi penyisihan pada reaktor yang ditanami Pontederia cordata dan dapat menurunkan parameter organik hingga memenuhi baku mutu yang ditentukan. Hal ini menunjukkan bahwa Iris martinicensis berpotensi untuk dimanfaatkan dalam mengolah limbah khususnya dengan teknologi constructed wetland karena dapat menyishkan pencemar dengan cukup baik serta mampu bertahan pada lingkungan lahan basah.