digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Yani Sawitri
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Pemanasan global menyebabkan kenaikan suhu permukaan laut yang berdampak pada penguatan stratifikasi termal dan perubahan Mixed Layer Depth (MLD), yang secara langsung dapat memengaruhi distribusi Dissolved Oxygen (DO) di kolom air. Teluk Tomini sebagai perairan semi-tertutup di bagian timur Indonesia dipengaruhi oleh sistem monsun dan pertukaran massa air dengan Laut Maluku, namun kajian komprehensif mengenai variabilitas MLD dan DO di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi variasi spasial dan temporal MLD serta DO, sekaligus menganalisis hubungan dinamika MLD terhadap distribusi DO di Teluk Tomini selama periode 1993–2024. Data MLD diperoleh dari perhitungan menggunakan ambang batas suhu ?T ? 0,2°C dari suhu di kedalaman referensi 10 meter. Analisis temporal MLD dan DO mencakup perhitungan tren, FFT, dan Cross-Correlation Function (CCF) terhadap indeks ENSO. Hasil menunjukkan MLD berfluktuasi antara 15–50 meter dengan tren penipisan -0,1832 m/tahun seiring kenaikan suhu permukaan laut +0,0198°C/tahun. MLD terdalam dijumpai pada musim barat (hingga 36 meter) akibat penguatan wind-driven mixing, sedangkan MLD terdangkal (<20 meter) terjadi pada musim peralihan II. Monsun mendominasi variabilitas MLD pada periode 0,25 dan 0,5 tahun, sementara ENSO memengaruhi MLD dengan lag waktu sekitar 1 bulan (r = -0,44). Variabilitas DO di kedalaman MLD relatif homogen sepanjang tahun (6,42– 6,58 mg/L). Analisis tren menunjukkan adanya peningkatan DO sebesar 0,0007 mg/L per tahun, namun besarnya peningkatan tersebut sangat kecil sehingga tidak memberikan dampak yang signifikan secara ekologis. Pengaruh ENSO terhadap DO lebih lemah (r = -0,23) dibanding terhadap MLD, karena DO juga dikontrol oleh proses biologis dan kimiawi yang memiliki dinamikanya sendiri. Dinamika MLD berpengaruh signifikan terhadap distribusi vertikal DO, namun kondisi DO di lapisan campuran tetap stabil dan berkualitas baik sepanjang tiga dekade pengamatan. Tren penipisan MLD jangka panjang akibat pemanasan global perlu terus dipantau karena berpotensi dalam membatasi distribusi oksigen ke lapisan lebih dalam sehingga dapat berdampak pada produktivitas dan kesehatan ekosistem Teluk Tomini di masa mendatang.