digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Raia Rahmah Ramadani
Terbatas  Perpustakaan Prodi Arsitektur
» Gedung UPT Perpustakaan

Urbanisasi di Kota Bandung menyebabkan meningkatnya ketergantungan terhadap pasokan pangan dari wilayah sekitar, sementara keterbatasan lahan produktif dan perubahan iklim meningkatkan kerentanan sistem pangan perkotaan. Kondisi tersebut turut mengurangi keterlibatan masyarakat dalam proses produksi pangan sehingga memunculkan keterputusan hubungan masyarakat dengan sistem pangan (urban food attachment). Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan arsitektur yang mengintegrasikan sistem pangan perkotaan dengan aktivitas publik sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun kembali keterhubungan masyarakat terhadap sumber pangannya. Perancangan dilakukan melalui pendekatan adaptive reuse terhadap bangunan mangkrak The Maj Dago Apartment di Kota Bandung menjadi Urban Foodscape Bandung, yaitu pusat urban farming terpadu yang mengintegrasikan fungsi pembibitan, budidaya, panen, pengolahan, distribusi, konsumsi, edukasi, dan komunitas dalam satu sistem ruang. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi tapak, analisis preseden, serta pengembangan konsep dan simulasi desain. Strategi perancangan disusun berdasarkan alur siklus pangan (food journey), didukung penerapan sistem hidroponik berteknologi tinggi, prinsip ekonomi sirkular, pemanfaatan struktur eksisting, serta integrasi energi terbarukan melalui photovoltaic panel. Hasil perancangan berupa fasilitas urban farming terpadu yang menghubungkan aktivitas produksi pangan dengan ruang publik melalui pengalaman spasial yang berkesinambungan. Rancangan ini mengintegrasikan fungsi produksi, edukasi, distribusi, dan interaksi sosial dalam satu kesatuan sistem sehingga mendukung peningkatan ketahanan pangan perkotaan, pemanfaatan kembali bangunan eksisting, serta penguatan keterhubungan masyarakat dengan sistem pangan.