digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Aura Nadifa
PUBLIC Open In Flipbook Perpustakaan Prodi Arsitektur

Penutupan permanen Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Piyungan pada April 2024 memicu pergeseran krisis dari polusi lingkungan harian menjadi krisis ruang hidup, penurunan kualitas kesehatan, serta disrupsi sosial-ekonomi bagi komunitas pemulung dan pekerja informal di sekitarnya. Kehilangan akses ke pembuangan utama mendorong maraknya aktivitas pembakaran sampah terbuka (open burning) ilegal yang memperparah polusi udara dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penelitian tesis ini bertujuan untuk merancang transformasi kawasan eks TPST Piyungan menjadi kawasan produktif dan fasilitas pengolahan limbah berbasis sirkularitas dengan menerapkan pendekatan Incremental Regenerative Architecture. Pendekatan ini memadukan Arsitektur Regeneratif sebagai sasaran ekologis-sosial (design ends) dan Arsitektur Inkremental sebagai strategi spasial-temporal bertahap (design means). Metodologi penulisan mencakup tahapan kajian literatur, analisis spasial dan ekologis tapak, pemetaan sosial-ekonomi warga, serta pengembangan iterasi desain spasial melalui empat fase transisi: Anchoring, Framing, Transitioning, dan Looping. Hasil perancangan menetapkan dua titik intervensi utama, yaitu Klaster A sebagai Spatial-Economic Generator melalui pengembangan modul arsitektur inkremental dan penguatan Koperasi Mardiko, serta Klaster B sebagai Ecological Remediation Anchor guna mengatasi kedaruratan sanitasi dan polusi asap. Implementasi desain menghasilkan tiga tipologi utama: Work-Live Space (hunian inkremental terzonasi), Centralized Circular Hub (fasilitas pengolahan sirkular terpusat), dan Adaptive Reuse Infrastructure (infrastruktur adaptif berbasis Design for Deconstruction). Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan inkremental-regeneratif mampu memfasilitasi diversifikasi ekonomi warga secara bertahap dari sektor sampah kotor menuju kedaulatan ekonomi hijau yang berkelanjutan tanpa menggusur struktur permukiman eksisting.