Abstrak_Aathira Farah Salsabila Permana
PUBLIC Open In Flipbook Perpustakaan Prodi Arsitektur
Pasar di kawasan perkotaan menghadapi tantangan penurunan relevansi akibat perubahan pola konsumsi, degradasi fisik bangunan, serta keterbatasan ruang publik yang mampu mengakomodasi aktivitas sosial masyarakat. Pasar Cikapundung Bandung merupakan salah satu pasar eksisting yang mengalami kondisi tersebut, ditandai dengan penurunan kualitas ruang, ketidakterpaduan dengan konteks kawasan sekitar, serta belum optimalnya peran pasar sebagai ruang publik kota. Padahal, lokasinya yang berdekatan dengan kawasan wisata Jalan Braga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara kontekstual dan berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep dan strategi perancangan arsitektur melalui pendekatan adaptive reuse guna mentransformasi Pasar Cikapundung menjadi ruang publik yang fleksibel, inklusif, dan berdaya guna. Pendekatan adaptive reuse dipilih sebagai upaya mempertahankan struktur dan karakter bangunan eksisting, sekaligus mengadaptasinya terhadap kebutuhan fungsi baru. Proses perancangan didasarkan pada integrasi beberapa teori, yaitu revitalization untuk mengaktifkan kembali fungsi kawasan, third place untuk memperkuat peran sosial pasar, flexible architecture dan public space untuk mendukung adaptabilitas ruang, experiential retail design untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, serta water sensitive urban design sebagai strategi keberlanjutan lingkungan.
Metodologi penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods), memadukan pemindaian spasial LiDAR dengan eksplorasi kualitatif melalui observasi partisipan dengan melibatkan diri secara langsung ke dalam komunitas lokal untuk menggali pengalaman dan aktivitas spasial pengguna, pemetaan eksploratif, wawancara, dan analisis preseden. Sintesis data menghasilkan rancangan adaptive reuse berupa pasar hibrida—mengintegrasikan fungsi komersial dengan ruang publik berkelanjutan. Transformasi ini diharapkan mampu memperkuat identitas Pasar Cikapundung, mendorong vitalitas sosial-ekonomi kawasan, dan merelevansikan pengalaman ruang dengan dinamika kota kontemporer.
Perpustakaan Digital ITB