Penciptaan karya Tugas Akhir ini berangkat dari fenomena tubuh manusia yang semakin sering
hadir melalui layar dalam budaya visual kontemporer. Peristiwa seperti kekerasan, kecelakaan,
tragedi personal, dan situasi rentan lainnya kerap tersebar melalui media sosial dan berita daring.
Dalam proses tersebut, tubuh tidak lagi hanya dipahami sebagai subjek yang mengalami suatu
peristiwa, tetapi juga berubah menjadi citra termediasi yang dapat dilihat, dibagikan, diulang,
dikomentari, dan dikonsumsi.
Karya diwujudkan dalam bentuk instalasi video multi-layar menggunakan sembilan televisi yang
disusun melengkung menyerupai huruf U. Figur diarahkan melalui mise-en-scène untuk berlari,
jatuh, bangun, berganti arah, dan berpindah secara nonlinier antarlayar. Gerakan tersebut menjadi
metafor dari usaha untuk keluar, sementara perekaman, penyuntingan, repetisi, loop, dan batas
layar membuat tubuh tetap terjebak di dalam sistem visual. Latar putih digunakan untuk
menghilangkan penanda lokasi dan konteks tertentu.
Soundscape memadukan napas, langkah kaki, benturan, detak jantung yang dimodifikasi, bunyi
notifikasi, klik digital, gumaman, tawa samar, dan keheningan. Hubungan audio dan visual tidak
selalu sinkron, sehingga suara tidak hanya menjadi ilustrasi gerak, tetapi juga membangun
tekanan dan menghadirkan kesan adanya sistem serta publik yang mengamati. Melalui tubuh
termediasi, repetisi, dan susunan multi-layar, karya ini membahas perubahan tubuh manusia
menjadi tontonan serta keterjebakannya sebagai citra dalam sistem visual.
Perpustakaan Digital ITB