Akses terhadap data proyeksi mentah (raw sinogram) dari sistem CT klinis masih
menjadi tantangan besar karena formatnya bersifat terkunci dan memerlukan kerja
sama khusus dengan vendor. Padahal, analisis berbasis proyeksi memiliki potensi
untuk meningkatkan akurasi estimasi parameter fisis dan mengurangi artefak
rekonstruksi dibanding pendekatan berbasis citra. Untuk menjembatani
keterbatasan tersebut, penelitian ini mengusulkan pendekatan simulasi sinogram
sintesis berbasis transformasi Radon yang diterapkan pada citra VMI fase abdomen
portal dari tiga pasien hasil pemindaian DECT. Citra direkonstruksi pada 11 tingkat
energi (40–140 keV, dengan interval 10 keV) dan enam 6 irisan aksial dipilih per
pasien, sehingga dianalisis total 198 kombinasi citra. Sinogram sintetis dievaluasi
secara kuantitatif dan kemudian direkonstruksi kembali menggunakan FBP. Hasil
menunjukkan respons yang konsistens terhadap variasi energi, dengan penurunan
rerata intensitas sinogram menurun seiring kenaikan energi VMI (penurunan sekitar
42?44% antara 40 keV dan 140 keV), sejalan dengan tren atenuasi pada citra VMI
asli. Perbandingan profil intensitas antara citra rekonstruksi dan VMI asli
menghasilkan selisih rata-rata sangat kecil (0,0053–0,0073 cm?¹). Pada domain ????,
nilai RMSE menurun secara konsisten seiring peningkatan energi (rata-rata
penurunan 68,60%), PSNR memuncak pada energi menengah (50–70 keV), dan
SSIM meningkat mendekati 1,0 pada energi tinggi. Pada domain HU/intensitas
piksel, RMSE juga menurun (total penurunan 47,1%) dan PSNR meningkat secara
monoton (12,67%), sedangkan SSIM menunjukkan perilaku fluktuatif akibat efek
normalisasi dan kalibrasi intensitas. Analisis ROI memperkuat validitas metode
dengan kesalahan relatif <1% pada organ homogen (hati) dan tertinggi pada
jaringan lemak (3.799%). Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa pendekatan image-to-projection berbasis transformasi Radon mampu
mensintesis sinogram dari data VMI DECT sebagai alternatif ketika data sinogram
mentah tidak tersedia.
Perpustakaan Digital ITB