Poros bertingkat merupakan komponen mekanik yang banyak digunakan dalam
sistem transmisi daya dan rentan mengalami konsentrasi tegangan pada daerah
transisi perubahan diameter. Konsentrasi tegangan yang tinggi dapat menyebabkan
penurunan kekuatan struktur dan kegagalan prematur. Salah satu metode efektif
untuk mengurangi konsentrasi tegangan adalah dengan pemberian radius fillet pada
bahu poros. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi radius
fillet terhadap faktor konsentrasi tegangan (Kt) pada poros bertingkat menggunakan
pendekatan numerik berbasis metode elemen hingga. Parameter geometri yang
ditinjau meliputi rasio diameter (D/d) dan rasio radius fillet (r/d) dengan
pembebanan aksial, lentur, dan puntir.
Pemodelan elemen hingga dilakukan secara parametrik dan disertai analisis
konvergensi mesh serta validasi terhadap solusi teoretis dari literatur standar. Hasil
simulasi menunjukkan bahwa peningkatan radius fillet secara konsisten
menurunkan nilai faktor konsentrasi tegangan pada seluruh variasi pembebanan.
Penurunan Kt paling signifikan terjadi pada pembebanan lentur, dengan reduksi
tegangan maksimum hingga 46%. Hasil validasi menunjukkan persentase selisih
eror umumnya berada di bawah 5%, meskipun pada beberapa konfigurasi geometri
ekstrem meningkat hingga 10–13%.
Selain itu, dikembangkan model regresi polinomial kubik multivariabel yang
menyatakan Kt sebagai fungsi dari rasio r/d dan D/d. Model regresi yang dihasilkan
memiliki nilai koefisien determinasi (R²) di atas 0,9 dan dapat digunakan sebagai
alternatif praktis untuk estimasi faktor konsentrasi tegangan tanpa memerlukan
simulasi elemen hingga tambahan.
Perpustakaan Digital ITB