Penelitian ini menganalisis tiga alternatif investasi bagi PT Naga Mas Sultra dalam
upaya meningkatkan kapasitas produksi pasir silika, yaitu pembelian mesin baru,
perbaikan mesin lama, dan kerja sama operasi. Tujuan utama penelitian ini adalah
untuk menentukan strategi investasi yang paling menguntungkan secara finansial dan
berkelanjutan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara profitabilitas dan
risiko.
Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif melalui
analisis PESTEL dan VRIO, serta penilaian keuangan dengan metode Discounted
Cash Flow menggunakan indikator Net Present Value, Internal Rate of Return,
Payback Period, dan Profitability Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
skenario Mesin Baru memberikan tingkat pengembalian tertinggi dan periode balik
modal tercepat, meskipun memiliki risiko operasional dan modal yang lebih tinggi.
Skenario Mesin Refurbished menawarkan hasil sedang dengan kebutuhan modal
yang lebih rendah, sementara skenario Kerja Sama Operasi memiliki risiko paling
rendah namun keuntungan terbatas.
Secara keseluruhan, skenario Mesin Baru dinilai sebagai pilihan investasi paling
tepat bagi PT Naga Mas Sultra. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
pengendalian biaya, penguatan perencanaan operasional, dan perencanaan
keuangan jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB