digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Azahra Aqilah Putri
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

Kecamatan Lembang memiliki 48 destinasi wisata dengan tiga tipologi: nature-based, thematic, dan commercial leisure tourism. Tingginya intensitas kunjungan menimbulkan tekanan timbulan sampah yang melebihi kapasitas sistem pengelolaan eksisting. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik timbulan sampah per tipologi, menganalisis kesenjangan kapasitas, dan merumuskan alternatif strategi berbasis keberlanjutan melalui mixed methods dengan pemilihan lokus berbasis Tourism Density Rate (TDR) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Commercial leisure tourism menghasilkan timbulan tertinggi (±1.047 kg/hari) dengan dominasi organik; thematic tourism menghasilkan tekanan spasial tertinggi dengan dominasi plastik kemasan; dan nature-based tourism menghasilkan volume terendah (±254 kg/hari) dengan distribusi spasial paling kompleks. Kesenjangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, lemahnya prosedur operasional pada periode puncak, dan koordinasi kelembagaan yang lemah. Hasil AHP menghasilkan prioritas: Penguatan Infrastruktur (30,5%), Program 3R (24,5%), Edukasi (16,2%), Regulasi (16,2%), dan Kemitraan (12,6%). Strategi pengelolaan sampah kawasan wisata yang efektif harus bersifat tipologi-spesifik dan multi-lapis dalam satu paket kebijakan terpadu.