digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Storyboard merupakan bagian penting untuk menghubungkan ide konsep sampai menjadi karya audio-visual. Oleh karena itu, dalam sebuah produksi audio-visual, storyboard harus dipelajari melalui praktik langsung, namun pelaksanaan praktik ini sering kali menjadi kendala akibat keterbatasan fasilitas di sekolah. Pendekatan pembelajaran konvensional yang cenderung searah membuat peserta didik mengalami kesulitan dalam membayangkan dimensi ruang visual tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat strategi pembelajaran storyboard dengan mensimulasikan proses produksi melalui Simulation-Based Learning (SBL) dan Machinima sebagai sebuah metode baru bagi siswa Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SMKN 11 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran berbasis simulasi ini secara keseluruhan berhasil mengenalkan tata bahasa videografi, melatih kemampuan merancang draf storyboard digital, hingga mensimulasikannya secara interaktif melalui media Machinima. Ruang simulasi virtual ini sukses bertindak sebagai jembatan yang adaptif untuk mentransformasikan rencana tertulis menjadi visualisasi adegan virtual yang dinamis dan berkesinambungan. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengalihfungsian fitur simulasi virtual sebagai laboratorium kognitif untuk mempelajari bahasa videografi, sehingga mampu memotong hambatan logistik praktik fisik konvensional. Penelitian ini memberikan sumbangan terhadap lingkup ilmu teknologi pendidikan mengenai integrasi media simulasi interaktif, sekaligus menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efisien bagi institusi vokasi dalam mencapai target Kurikulum Merdeka pada elemen Proses Produksi Desain.