Dalam dua dekade terakhir, industri asuransi di negara-negara industri telah mengalami
transformasi signifikan sebagai dampak dari adanya deregulasi, meningkatnya persaingan dan
globalisasi. Evolusi ini juga berdampak pada negara-negara berkembang seperti Indonesia,
dimana sektor asuransi, khususnya asuransi digital, menghadirkan tantangan dan peluang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi adopsi nasabah
terhadap platform asuransi digital di Indonesia, dengan fokus pada persepsi kemudahan
penggunaan, kegunaan, pengalaman nasabah, kepercayaan terhadap teknologi dan inovasi.
Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis tematik
wawancara dan analisis regresi linier berganda dari data survei. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa persepsi kegunaan dan inovasi mempunyai pengaruh positif terhadap niat adopsi,
persepsi kemudahan penggunaan mempunyai dampak negatif, yang menunjukkan perlunya
keseimbangan antara kesederhanaan dan keamanan. Kepercayaan terhadap teknologi, meski
tidak berdampak langsung, tetap penting untuk membangun kepercayaan pengguna. Studi ini
menyoroti pentingnya edukasi pengguna, perlindungan data yang kuat, dan fitur-fitur inovatif
dalam mendorong adopsi asuransi digital. Namun keterbatasan seperti fokus pada faktor-faktor
tertentu dan sifat penelitian ini yang bersifat lintas seksional menunjukkan perlunya penelitian
lebih lanjut yang mencakup variabel dan data longitudinal yang lebih luas.
Perpustakaan Digital ITB