digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini menyelidiki penyebab utama dua masalah kualitas pada pipet tip polypropylene untuk aplikasi bioteknologi, yaitu pelengkungan pada suhu ruang (warping) dan degradasi permukaan bagian dalam setelah kontak dengan etanol dan isopropanol. Pendekatan failure analysis menggabungkan visualisasi tegangan sisa (birefringence), pengukuran dimensi, serta karakterisasi material (MFR, DSC/TGA, FTIR, SEM–EDX, UV–Vis, GC–MS). Hasil menunjukkan bahwa warping dipicu oleh ketebalan dinding yang sangat tipis dan tidak seragam, pendinginan yang tidak merata, tegangan sisa yang terperangkap, serta perilaku kristalisasi pasca proses injeksi pada polypropylene random copolymer. Degradasi permukaan disebabkan oleh migrasi dan ekstraksi aditif bermassa molekul rendah (misalnya slip agent dan senyawa terfluorinasi) oleh alkohol, sehingga menurunkan kemampuan pelumasan dan memicu mekanisme aus stick–slip terhadap plunger berbahan LCP. Rekomendasi utama meliputi penggunaan homopolimer PP ternukleasi dengan flowability tinggi, optimasi formulasi aditif agar lebih tahan terhadap pelarut, serta pengaturan ulang profil pendinginan untuk meminimalkan tegangan sisa.