digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Metode penyerapan zat radioaktif iodine-131 (¹³¹I) yang efisien terus menjadi perhatian utama dalam pemanfaatan ¹³¹I di berbagai bidang seperti produksi ¹³¹I, kedokteran nuklir dan keselamatan lingkungan. Dalam penelitian ini, nanopartikel magnetit (Fe?O?) yang difungsionalisasi dengan benzalkonium klorida (Fe?O?-BKC) disintesis melalui metode ko-presipitasi in-situ satu langkah, menghasilkan adsorben superparagmagnetik, bermuatan positif pada seluruh rentang pH dan memiliki kinerja yang optimal dalam menyerap zat radioaktif ¹³¹I. Keberhasilan modifikasi dikonfirmasi oleh FTIR dengan kemunculan puncak khas BKC, EDS dengan terdeteksinya unsur C, N dan peningkatan Cl serta pengukuran zeta potensial yang menunjukkan perubahan muatan Fe?O? menjadi positif di seluruh rentang pH. Berdasarkan uji adsorpsi yang dilakukan, material Fe?O?-BKC menunjukkan kapasitas adsorpsi ¹³¹I sebesar 4174,4 ± 24,5 MBq g-1, nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Fe?O? tanpa modifikasi. Penentuan kapasitas adsorpsi diperoleh melalui pengukuran langsung radioaktivitas ¹³¹I pada fase padat adsorben, yang merepresentasikan nilai adsorbat yang terserap sebenarnya. Adsorpsi paling efektif terjadi pada pH di atas titik isoelektrik, dengan pH optimum berada pada kisaran 7–9. Proses adsorpsi mengikuti model isoterm freundlich dan kinetika pseudo-orde kedua. Selain itu, adsorben dapat diregenerasi dengan mudah melalui perendaman singkat selama 1 menit, yang mampu mengembalikan kapasitas adsorpsi secara penuh. Temuan ini menunjukkan bahwa Fe?O?-BKC merupakan adsorben yang sangat menjanjikan karena memiliki kapasitas adsorpsi terhadap ¹³¹I yang tinggi, dapat dikendalikan secara magnetik, dan dapat diregenerasi untuk penggunaan berulang, sehingga berpotensi besar untuk berbagai aplikasi adsorpsi ¹³¹I.