digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Transportasi merupakan aspek penting dalam menunjang mobilitas wisatawan menuju destinasi wisata. Kota Pagar Alam merupakan salah satu wilayah yang menjadi destinasi utama di kawasan Provinsi Sumatra Selatan, namun layanan transportasi wisata masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi wisata di Kota Pagar Alam. Stated Preference (SP) adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei daring dengan responden sebanyak 307 responden. Analisis ini digunakan dengan Model Multinomial Logit (MNL) dengan alternatif moda berupa angkutan pariwisata, sewa mobil, dan sewa motor. Variabel yang dianalisis meliputi biaya perjalanan, waktu tempuh, amenitas, jenis kelamin, umur dan tingkat pendapatan. Kebaruan dari penelitian ini adalah atribut amenitas yaitu pemberian snack dan minuman yang akan dianalisis bersama biaya perjalanan dan waktu tempuh dalam model pemilihan moda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan dan waktu tempuh memiliki pengaruh negatif terhadap probabilitas pemilihan moda, sedangkan amenitas yang berupa snack dan minuman memiliki pengaruh positif signifikan terhadap angkutan pariwisata. Berdasarkan hasil probabilitas pemilihan moda, angkutan pariwisata memiliki probabilitas tertinggi dibandingkan alternatif lainnya. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa wisatawan cenderung beralih ke moda sewa motor ketika terjadi peningkatan biaya dan waktu perjalanan pada angkutan pariwisata. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah agar dapat merancang sistem angkutan wisata yang sesuai dengan keinginan wisatawan serta memperkaya kajian terkait pemilihan moda transportasi wisata.