Transportasi merupakan aspek penting dalam menunjang mobilitas wisatawan
menuju destinasi wisata. Kota Pagar Alam merupakan salah satu wilayah yang
menjadi destinasi utama di kawasan Provinsi Sumatra Selatan, namun layanan
transportasi wisata masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan moda
transportasi wisata di Kota Pagar Alam. Stated Preference (SP) adalah pendekatan
yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei daring dengan
responden sebanyak 307 responden. Analisis ini digunakan dengan Model
Multinomial Logit (MNL) dengan alternatif moda berupa angkutan pariwisata,
sewa mobil, dan sewa motor. Variabel yang dianalisis meliputi biaya perjalanan,
waktu tempuh, amenitas, jenis kelamin, umur dan tingkat pendapatan. Kebaruan
dari penelitian ini adalah atribut amenitas yaitu pemberian snack dan minuman
yang akan dianalisis bersama biaya perjalanan dan waktu tempuh dalam model
pemilihan moda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan dan waktu
tempuh memiliki pengaruh negatif terhadap probabilitas pemilihan moda,
sedangkan amenitas yang berupa snack dan minuman memiliki pengaruh positif
signifikan terhadap angkutan pariwisata. Berdasarkan hasil probabilitas pemilihan
moda, angkutan pariwisata memiliki probabilitas tertinggi dibandingkan alternatif
lainnya. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa wisatawan cenderung
beralih ke moda sewa motor ketika terjadi peningkatan biaya dan waktu perjalanan
pada angkutan pariwisata. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi
masukan bagi pemerintah daerah agar dapat merancang sistem angkutan wisata
yang sesuai dengan keinginan wisatawan serta memperkaya kajian terkait
pemilihan moda transportasi wisata.
Perpustakaan Digital ITB