digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_3.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-COVER.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_1.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_2.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_4.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_5.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-BAB_6.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

2016_TA_PP_MUHAMMAD_TAUFIK_ABDULLAH_1_-PUSTAKA.pdf
Terbatas  Dewi Sukaesih
» Gedung UPT Perpustakaan

Daerah penelitian secara administratif terletak di daerah Dawan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Secara geografis, daerah penelitian berada pada koordinat UTM zona 50S 325000-329000 mT dan 9054000-9060100 mU dengan luas area sebesar 24,4 km2. Di daerah penelitian terdapat 3 satuan yang memiliki batuan berupa lava basalt. Satuan tersebut dari tua-muda yaitu Lava Basalt Lebu, Lava Basalt Buanbutit dan Lava Basalt Talibeng. Jumlah sampel yang dianalisis dari ketiga satuan tersebut 9 buah sampel batuan dan 11 set data kimia batuan. Tiga sampel dipilih untuk analisis kimia mineral, setiap sampel mewakili satu satuan batuan Lebu 1M (Satuan Lava Lebu), Abah 1 (Satuan Lava Buanbutit) dan RM13-05 (Satuan Lava Talibeng). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis petrografi, kimia batuan, dan kimia mineral. Analisis kimia mineral menggunakan SEM JEOL JSM IT-300LA. Berdasarkan analisis kimia mineral yang dilakukan, lava basalt di daerah penelitian memiliki komposisi mineral utama olivin (Fo63-92), piroksen (augit dan diopsid), felspar dengan rentang bitonit sampai high-K albit, magnetit dan gelas volkanik. Magma pembentuk lava basalt di daerah penelitian memiliki karakteristik bertekanan sedang 3-9 kbar (±2 kbar), memiliki temperatur antara 1100oC-1300oC (± 60oC) dan berasosiasi dengan seri magma calc-alkaline dengan kandungan unsur K tinggi. Magma yang membentuk lava basalt di daerah penelitian telah mengalami percampuran magma dengan magma yang bersifat lebih basaltis antara pembentukan Lava Basalt Buanbutit dan Lava Basalt Talibeng.