Pembangunan infrastruktur di Papua Pegunungan menghadapi tantangan
logistik berupa jarak distribusi yang panjang, keterbatasan akses dan kapasitas
angkut, serta ketidakpastian kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis
perencanaan pengadaan dan pengiriman material rangka baja jembatan pada proyek
remote area. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory sequential mixed
method melalui analisis jadwal pengadaan, pengiriman, dan erection, serta
wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan On-Time Delivery
(OTD) hingga stockyard Jayapura sebesar 93,75% (15 dari 16 material), sedangkan
OTD menuju site sebesar 0% karena belum terdapat realisasi pengiriman ke lokasi
jembatan. Periode antara penyediaan material di Jayapura dan jadwal erection
berkisar 3–11 minggu, dengan rata-rata 4 minggu. Ketepatan pengiriman
dipengaruhi oleh kesiapan pekerjaan, koordinasi dan pengendalian jadwal, kondisi
akses dan transportasi, kapasitas angkut, serta cuaca dan faktor sosial. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengadaan telah mendukung
ketersediaan material di stockyard, namun pengendalian waktu penyediaan dan
distribusi perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan aktual pekerjaan..
Perpustakaan Digital ITB