digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pembangunan infrastruktur di Papua Pegunungan menghadapi tantangan logistik berupa jarak distribusi yang panjang, keterbatasan akses dan kapasitas angkut, serta ketidakpastian kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan pengadaan dan pengiriman material rangka baja jembatan pada proyek remote area. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory sequential mixed method melalui analisis jadwal pengadaan, pengiriman, dan erection, serta wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan On-Time Delivery (OTD) hingga stockyard Jayapura sebesar 93,75% (15 dari 16 material), sedangkan OTD menuju site sebesar 0% karena belum terdapat realisasi pengiriman ke lokasi jembatan. Periode antara penyediaan material di Jayapura dan jadwal erection berkisar 3–11 minggu, dengan rata-rata 4 minggu. Ketepatan pengiriman dipengaruhi oleh kesiapan pekerjaan, koordinasi dan pengendalian jadwal, kondisi akses dan transportasi, kapasitas angkut, serta cuaca dan faktor sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengadaan telah mendukung ketersediaan material di stockyard, namun pengendalian waktu penyediaan dan distribusi perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan aktual pekerjaan..