digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Renais Ryamirzad Laesanpura
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung dibangun untuk mengatasi permasalahan kemacetan kronis di ruas jalan non-tol seperti Jalan Raya Cibitung, Jalan Raya Narogong, dan Jalan Raya Jonggol, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan industri di Bekasi dan Cikarang. Evaluasi kinerja operasional tol pasca-pembangunan dan analisis kelayakan ekonominya dari perspektif pengguna sangat diperlukan untuk mengukur keberhasilan investasi dan memahami dampaknya terhadap pola perjalanan. Data primer diperoleh melalui survei traffic counting CCTV pada ruas tol untuk menghitung volume dan komposisi kendaraan di tol, serta traffic counting pada jalur alternatif non-tol untuk membandingkan waktu tempuh kendaraan untuk keperluan perhitungan BOK. Analisis tarif jalan tol menggunakan metode ATP dan WTP dengan kuesioner yang ditanyakan kepada 100 orang. Hasilnya adalah sekitar 50% responden memiliki ATP sebesar Rp70,000,00 atau juga sebesar Rp2.592,59/km. Nilai WTP yang mewakili 50% responden didapatkan Rp45.000,00 atau juga sebesar Rp1.166,67/km. Nilai BOK pada jalan tol Cimanggis-Cibitung sebesar Rp103.689,90, dan pada jalan alternatif non-tol sebesar Rp215.552.19. Nilai BKBOK sebesar Rp111,862.29. Pada harga tarif pada masa penelitian yaitu Rp54.000,00 nilai ATP, dan BKBOK melebihi nilai tarif yang berlaku, sedangkan nilai WTP kurang dari nilai tarif yang berlaku.