COVER Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 6 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 7 Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Iqbal Daffa Elvandi
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Esha Mustika Dewi
» Gedung UPT Perpustakaan
Kota Pekalongan merupakan sebuah wilayah yang seringkali mengalami banjir.
Banjir tersebut disebabkan oleh beberapa sebab, seperti dataran yang rendah dan
relatif datar, alih fungsi lahan meningkat, sedimentasi sungai, dan diperparah
dengan adanya penurunan muka tanah. Permasalahan tersebut menyebabkan
bencana banjir yang merugikan dan mengganggu aktivitas manusia. Selain itu,
banjir juga meningkatkan risiko bagi kesehatan serta lingkungan. Untuk mengatasi
permasalahan banjir tersebut, direncanakan pengendalian banjir yang didasarkan
pada curah hujan periode ulang 5 tahun untuk drainase, debit periode ulang 20 tahun
untuk inflow sungai, dan juga kondisi HHWL pada bagian hilir pesisirnya.
Penelitian ini dimaksudkan untuk merencanakan sistem pengendalian banjir yang
dapat diterapkan pada Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Sistem
pengendalian banjir yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah, penambahan
lima pompa dengan kapasitas 250 liter.detik, 500 liter.detik, dan 800 liter.detik pada
drainase, Pembangunan sembilan kolam retensi, yaitu Kolam Retensi Krapyak,
Kolam Retensi Klego, Kolam Retensi Kusuma Bangsa, Kolam Retensi Lapas,
Kolam Retensi Sentono, Kolam Retensi Irian, Kolam Retensi Kramat Sari, Kolam
Retensi Bremi, dan Kolam Retensi Jeruk sari serta penambahan pompa dengan
kapasitas 0.75 liter/detik dan 0.80 liter/detik. Pemodelan yang digunakan dalam
menopang penelitian ini adalah pemodelan hidraulika melalui perangkat lunak
PCSWMM yang dilakukan dengan analisis 1D dan 2D. Pemodelan yang dilakukan
dalam 2D (dua dimensi) untuk meninjau genangan dan muka air banjir yang terjadi.
Alternatif solusi yang dipilih adalah solusi gabungan dari setiap alternatif solusi
yang menunjukkan persentase reduksi luas genangan sebesar 21% dari luas
genangan eksisting. Berdasarkan analisis rencana anggaran biaya (RAB), total RAB
yang diperlukan untuk pembangunan system pengendalian banjir adalah
Rp666,922,970,803.80.
Perpustakaan Digital ITB