TPPAS Sarimukti memiliki proses penimbunan sampah dengan sistem open dumping yang pada umumnya menghasilkan pencemar berupa air lindi sehingga dapat menyebabkan pencemaran air di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konduktivitas hidrolik dan kualitas airtanah serta air permukaan di sekitar TPPAS Sarimukti serta mengevaluasi efektivitas lapisan tanah penutup dalam menekan potensi pembentukan dan pergerakan lindi berdasarkan data kimia air dan pola aliran airtanah. Data yang digunakan merupakan data primer berupa data infiltrasi yang diolah menjadi konduktivitas hidrolik dan data kimia air berupa nilai konsentrasi total dissolved solid (TDS) dan klorida (Cl-). Berdasarkan hasil interpolasi nilai konduktivitas hidrolik, sampel airtanah pada titik SP2 berada pada zona dengan nilai konduktivitas hidrolik tanah yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan titik airtanah lainnya (SP1 dan SP3). Begitupun dengan nilai konsentrasi TDS dan Cl- pada titik SP2. Sehingga, adanya kecenderungan awal yang mengindikasikan adanya hubungan potensial peningkatan nilai konsentrasi TDS dan Klorida seiring meningkatnya nilai konduktivitas hidrolik tanah. Selain itu, lapisan tanah penutup dengan ketebalan yang relatif terbatas yaitu sebesar 50 cm yang dikombinasikan dengan nilai konduktivitas hidrolik sebesar 10-5 – 10-4 cm/detik sehingga masih memungkinkan air hujan berpotensi meresap ke dalam timbunan sampah dan membentuk lindi. Peningkatan konsentrasi TDS dan klorida pada airtanah serta pola aliran airtanah dari TPPAS menuju titik pengamatan menunjukkan adanya potensi pergerakan lindi menuju sistem airtanah. Selain itu, kontribusi dari air sungai perlu dipertimbangkan, mengingat hasil pengolahan lindi dialirkan ke badan sungai yang berpotensi berinteraksi dengan sistem airtanah.
Perpustakaan Digital ITB