digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - FAYOLA MAULIDA
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

PT X sebagai perusahaan manufaktur semikonduktor memiliki produk unggulan berupa Source Measurement Unit (SMU) tipe XY dengan tingkat permintaan pasar yang tinggi. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas proses produksi, perusahaan membutuhkan kesiapan humanware yang terdefinisi secara jelas agar implementasi proses produksi dapat berjalan konsisten sesuai dengan Bill of Process (BOP). Namun, hingga saat ini PT X belum memiliki acuan kapabilitas humanware yang terstruktur sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia pada proses produksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan acuan kapabilitas humanware yang seharusnya dimiliki dalam proses produksi SMU XY di PT X. Metode penelitian meliputi pengumpulan data melalui kuesioner kepada panel ahli, validasi kriteria dan subkriteria menggunakan Metode Delphi, serta pembobotan tingkat kepentingan menggunakan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Proses Delphi dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama dengan melibatkan ahli internal PT X untuk memvalidasi kesesuaian kriteria dan subkriteria kompetensi terhadap konteks operasional proses produksi SMU XY, serta tahap kedua dengan melibatkan ahli eksternal industri untuk memperoleh konsensus yang lebih luas dalam penetapan batas derajat kapabilitas humanware pada setiap tahapan proses. Selanjutnya, AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas relatif antar kriteria dan subkriteria humanware. Hasil penelitian berupa acuan kapabilitas humanware yang memuat kriteria, subkriteria, bobot prioritas, serta batas kapabilitas yang seharusnya dimiliki pada masing-masing tahapan proses produksi. Acuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam melakukan evaluasi, perencanaan pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia secara lebih terarah untuk mendukung kualitas dan konsistensi produksi SMU XY di PT X.