digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK SKALA PERKOTAAN DI KOTA SEMARANG
Terbatas  Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan

Laporan tugas akhir ini merupakan bagian Laporan Tugas Akhir 2 dengan judul ”Perancangan Unit Pengolahan Air Limbah Domestik Skala Perkotaan di Kota Semarang”. Konfigurasi pengolahan ditentukan pada Laporan Tugas Akhir 1, kemudian dilakukan penentuan kriteria desain unit pengolahan; perhitungan dimensi dan jumlah unit pengolahan; penentuan desain tata letak IPAL; pembuatan gambar teknis; penentuan spesifikasi teknis unit; perhitungan RAB; pembuatan SOP; dan penyusunan laporan. Kapasitas IPAL dirancang sebesar 198.771 m3/hari sampai dengan tahun 2048. Data kualitas air limbah yang perlu diolah didapatkan dari data sekunder, dengan nilai dari setiap parameter pH; BOD; COD; TSS; Amonia; Deterjen Total; Minyak dan Lemak; dan Fecal Coliform sebesar 7,4; 270 mg/L; 540 mg/L; 462 mg/L; 45 mg/L; 11 mg/L; 61 mg/L; dan 980000 MPN/100 mL. Parameter tersebut belum memenuhi baku mutu air limbah domestik kecuali parameter pH sehingga diperlukan adanya konfigurasi unit pengolahan untuk menyisihkan berbagai kandungan parameter pencemar seperti padatan tersuspensi, senyawa organik, nutrien, serta bakteri patogen. Berdasarkan konfigurasi yang telah terpilih pada Laporan Tugas Akhir 1, konfigurasi unit pengolahan air limbah yang digunakan yakni mencakup mechanically cleaned bar screen; horizontal-flow grit chamber; equalization tank; rectangular primary sedimentation; moving bed biofilm reactor; rectangular secondary clarifier; rapid sand filter; dan disinfection with UV radiation. Total biaya investasi (CAPEX) untuk tahap 1 (2029 s.d. 2038) adalah Rp 48.361.798.000,00 (Empat puluh delapan miliar tiga ratus enam puluh satu juta tujuh ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah), dan tahap 2 (2029 s.d. 2048) sebesar Rp 43.475.315.000,00 (Empat puluh tiga miliar empat ratus tujuh puluh lima juta tiga ratus lima belas ribu rupiah). Dengan total CAPEX yang dibutuhkan untuk tahap 1 dan tahap 2 adalah Rp 91.837.113.000,00 (Sembilan satu miliar delapan ratus tiga puluh tujuh juta seratus tiga belas ribu rupiah). Untuk OPEX tahap 1 sebesar Rp 7.710.537,00 (Tujuh miliar tujuh ratus sepuluh juta lima ratus tiga puluh tujuh ribu rupiah), dan OPEX tahap 2 sebesar Rp 11.981.939.000,00 (Sebelas miliar Sembilan ratus delapan puluh satu juta Sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah). Dilakukan analisis finansial pada proyek pembangunan dengan menggunakan indikator NPV yang bernilai Rp 111.738.226.672, nilai BCR sebesar 1,73, IRR sekitar 16,03% dan payback period terjadi pada tahun ke – 13. Hal ini menunjukkan bahwa proyek Pembangunan IPAL telah layak secara finansial dan dapat dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Semarang.