PERANCANGAN UNIT FILTRASI, DESINFEKSI, RESERVOIR, DAN PENGOLAHAN LUMPUR INSTALASI PENGOLAHAN AIR BABAKAN ANYAR PADA SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM REGIONAL METROPOLITAN CIREBON RAYA (JATIGEDE) TAHAP 1
Terbatas Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Maman Ruhiman
» Gedung UPT Perpustakaan
Kawasan Metropolitan Cirebon Raya, yang mencakup tujuh kabupaten/kota di wilayah timur-utara Provinsi Jawa Barat, merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang ditetapkan sebagai kawasan prioritas nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021. Jumlah penduduk kawasan ini diperkirakan mencapai 9,5–10 juta jiwa pada tahun 2024 dan terus meningkat, sementara cakupan pelayanan air perpipaan dan ketersediaan sumber air baku lokal di masing-masing daerah masih terbatas. Untuk menjawab tantangan tersebut, direncanakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Metropolitan Cirebon Raya (Jatigede) yang memanfaatkan air baku Sungai Cimanuk melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Babakan Anyar di Desa Babakan Anyar, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. IPA Babakan Anyar Tahap I direncanakan berkapasitas 1.100 liter/detik untuk melayani Kabupaten Sumedang (100 L/detik), Kabupaten Majalengka (200 L/detik), Kabupaten Cirebon (150 L/detik), dan Kota Cirebon (600 L/detik), dengan skema penjualan air curah (bulk water) kepada PDAM/Perumda di masing-masing wilayah.
Hasil uji kualitas Sungai Cimanuk terhadap baku mutu air sungai Kelas I (PP No. 22 Tahun 2021) menunjukkan parameter TSS (50 mg/L) dan Total Coliform (8.360 MPN/100 mL) melampaui batas baku mutu. Pemilihan konfigurasi unit dilakukan melalui studi literatur (JICA, AWWA, SNI), kemudian diseleksi menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan kriteria kebutuhan lahan, kemudahan konstruksi, kemudahan operasional dan pemeliharaan, biaya investasi, serta biaya operasional dan pemeliharaan. Alternatif 1 memperoleh nilai tertinggi dibandingkan Alternatif 2 dan Alternatif 3, sehingga ditetapkan sebagai konfigurasi terpilih.
Konfigurasi Alternatif 1 terdiri dari unit koagulasi hidrolis terjunan, flokulasi hexacoidal hidrolis, sedimentasi plate settler, rapid sand filtration dual media, desinfeksi injeksi larutan kaporit, reservoir, serta pengolahan lumpur berupa gravity thickener dan sludge drying bed. Laporan ini secara khusus membahas perancangan unit filtrasi, desinfeksi, reservoir, dan pengolahan lumpur. Unit filtrasi dirancang berupa Rapid Sand Filter (RSF) dual media Granular Activated Carbon (GAC) dan pasir silika, dengan GAC mengadsorpsi mangan terlarut, senyawa organik, dan disinfection by-products, sedangkan pasir silika menyaring flok halus. Unit desinfeksi menggunakan sistem injeksi larutan kaporit (chlorine injection) dengan pompa dosing dan static mixer, dosis klor rata-rata 2,5 mg/L dan waktu kontak 30 menit. Unit reservoir dirancang sebagai ground reservoir berbentuk persegi panjang dengan dua zona, yaitu zona kontak untuk waktu kontak desinfeksi dan zona penyimpanan untuk menyeimbangkan debit produksi terhadap pola pemakaian. Pengolahan lumpur menggunakan gravity thickener berbentuk lingkaran, dilanjutkan sludge drying bed yang memanfaatkan proses perkolasi dan evaporasi alami tanpa energi listrik maupun peralatan mekanis.
Analisis ekonomi dilakukan melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan Harga Satuan Dasar (HSD) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP). Untuk lingkup unit filtrasi, desinfeksi, reservoir, dan pengolahan lumpur (RSF, chlorine injection, reservoir, gravity thickener, sludge drying bed, beserta perpipaan antar-unit), diperoleh total biaya investasi (CAPEX) sebesar Rp89.531.477.000 dan biaya operasional dan pemeliharaan (OPEX) sebesar Rp19.120.390.207 per tahun. Sedangkan secara keseluruhan, diperoleh total biaya investasi (CAPEX) sebesar Rp2.040.619.388.336 dan biaya operasional dan pemeliharaan (OPEX) sebesar Rp46.317.100.874 per tahun. Secara teknis dan finansial, rancangan dinilai layak diterapkan, dengan Payback Period 10 tahun, NPV Rp224,8 miliar, dan BCR 1,325. Perancangan ini diharapkan menjadi dasar teknis bagi implementasi SPAM Regional Metropolitan Cirebon Raya Tahap I dalam meningkatkan cakupan dan keandalan pelayanan air minum di Kawasan Metropolitan Cirebon Raya.
Perpustakaan Digital ITB