digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Zainuddin Talani [27123018]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Provinsi Gorontalo memiliki industri kreatif kerajinan sulaman Karawo yang merupakan warisan budaya lokal dan telah menjadi komoditas unggulan dalam sektor ekonomi kreatif. Karawo, yang dikerjakan dengan tangan dan menggunakan alat tradisional, melibatkan banyak tenaga kerja, terutama perempuan, dan berkontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal. Meskipun demikian, industri ini menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dalam proses pemasaran dan proses pemesanan yang masih konvensional, serta akses konsumen terhadap produk yang seringkali belum memenuhi preferensinya. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan lebih lanjut untuk mendorong daya saing dan memenuhi kebutuhan konsumen dalam industri Karawo. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, penggunaan media seperti situs web dapat menjadi wadah yang efektif dalam memasarkan produk Karawo. Penerapan desain partisipatoris atau co-design juga dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen atas produk Karawo yang sesuai preferensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media situs web yang dapat mewadahi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Penelitian ini menghasilkan perancangan situs web dengan nama MOKARAWO, yang dapat mewadahi konsumen dalam proses perancangan produk busana sesuai dengan keinginannya, serta membantu pemilik usaha dalam memasarkan produk Karawo ke pasar yang lebih luas. Melalui analisis terkait kebutuhan konsumen terhadap produk Karawo, serta fitur dan alur proses co-design untuk memudahkan pengguna dalam proses pemesanan produk busana pada situs web. Evaluasi dilakukan dalam empat aspek yang merupakan nilai konsumen terhadap situs web co-design, yaitu perceived usefulness, satisfaction, product involvement dan buying & loyalty intentions. Didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan situs web ini dinilai memiliki kegunaan yang baik dalam memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk Karawo, khususnya sebagai alternatif pemesanan produk secara konvensional. Dari aspek kepuasan, terdapat masukan terkait kurangnya variasi warna produk, yang menunjukkan pentingnya pengembangan lanjutan terhadap pilihan warna yang lebih bervariasi. Keterlibatan pengguna terhadap produk juga dirasa cukup tinggi, terutama karena adanya fitur kustomisasi yang memberi kendali lebih besar kepada pengguna dalam proses pemesanan. Terakhir, dari aspek niat beli dan loyalitas, responden ingin menggunakan situs web ini seterusnya dan bahkan merekomendasikan kepada orang lain, menandakan potensi loyalitas yang kuat terhadap situs web ini.