Kebutuhan akan data pemerintah yang terbuka dan dapat digunakan ulang terus meningkat untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti, pemantauan pembangunan, serta kolaborasi lintas-instansi. Pendekatan Linked Open Statistical Data (LOSD) menawarkan mekanisme publikasi data statistik yang terstandar, terhubung, dan dapat diperkaya melalui teknologi web semantik. LOSD telah direkomendasikan oleh The United Nations Economic Commission for Europe (UNECE) untuk diimplementasikan khususnya untuk organisasi penghasil data statistik resmi, sebagai bagian dari upaya modernisasi statistik. Akan tetapi, laporan Open Data Maturity Report 2024 menunjukkan bahwa implementasi LOSD hingga kini masih rendah. Selain itu, implementasi LOSD pada skala nasional tidak hanya memerlukan solusi teknis, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik. Penelitian disertasi ini bertujuan merancang kerangka kerja untuk pengembangan arsitektur LOSD nasional yang dapat menjadi acuan bagi organisasi dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi ekosistem LOSD.
Penelitian ini menggunakan Design Research Methodology (DRM) untuk menghasilkan artefak berupa kerangka kerja arsitektur. Tahap awal dilakukan systematic literature review baik terhadap literatur akademik maupun grey literature untuk mengidentifikasi kebutuhan dan prinsip desain LOSD, termasuk aspek data statistik resmi, metadata, standardisasi semantik. Berdasarkan hasil sintesis, didapatkan requirement untuk kerangka kerja. Identifikasi sumber lain juga dilakukan sebagai masukan dalam proses perancangan kerangka kerja, seperti kerangka kerja lain sebagai referensi, standar baik dalam area statistik maupun dalam area web semantik. Perancangan kerangka kerja mengikuti mekanisme Meta-Framework yang mempertimbangkan transparansi dalam perancangan kerangka kerja, dan menggunakan cara berpikir Empirical Generalization dan Theoretical Fitting.
Kerangka kerja yang disusun terdiri dari lima bagian utama yang saling terkait yaitu (1) governance dan (2) manajemen sebagai elemen lintas fase, (3) fase pengembangan arsitektur LOSD, (4) panduan implementasi, dan (5) output berupa artefak dan deliverables. Kerangka kerja tidak hanya menjelaskan apa saja
komponen penting dalam pengembangan LOSD, tetapi juga menyediakan alur proses, mekanisme pengendalian, hasil kerja yang diharapkan, dan alat bantu yang diperlukan dalam penerapannya. Dengan struktur tersebut, kerangka kerja dapat dipahami sebagai panduan yang utuh, mulai dari landasan konseptual hingga dukungan implementasi praktis.
Penelitian pada tahap ini telah menghasilkan dokumen kerangka kerja yang dilengkapi dengan berbagai instrumen pendukung, serta dilakukan validasi melalui expert judgment dan implementasi melalui piloting.
Perpustakaan Digital ITB