Subsistem Bugisan di Kota Pekalongan merupakan kawasan pesisir padat penduduk yang rentan terhadap bencana banjir. Meskipun pembangunan infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Loji pada tahun 2023 berhasil mereduksi ancaman banjir rob dan luapan fluvial, peninggian tanggul serta fenomena penurunan tanah (land subsidence) menyebabkan limpasan air hujan lokal (banjir pluvial) terperangkap dan tidak dapat mengalir secara alami keluar kawasan. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengkaji kondisi hidraulika eksisting jaringan drainase, merancang infrastruktur pengendalian banjir pluvial berbasis sistem polder (Detail Engineering Design/DED), merumuskan pedoman Operasi dan Pemeliharaan (O&P) sistem pengendalian banjir rencana, serta menghitung estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) konstruksi fisik. Metodologi perancangan mengintegrasikan analisis hidrologi menggunakan distribusi Log Pearson Type III dan distribusi hujan temporal PSA-007, serta pemodelan hidraulika 1D-2D menggunakan perangkat lunak PCSWMM. Solusi yang diusulkan meliputi optimalisasi jaringan saluran drainase, pembangunan empat unit kolam retensi beserta stasiun pompanya. Berdasarkan hasil simulasi hidraulika beban hujan rencana periode ulang 5 tahun, sistem polder ini terbukti efektif dalam mereduksi genangan banjir pluvial hingga 100% pada Subsistem Bugisan.
Perpustakaan Digital ITB