Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara anak belajar dan berinteraksi dengan informasi,
termasuk dalam konteks edukasi sains. Anak usia sekolah dasar cenderung lebih mudah memahami
konsep melalui pengalaman visual dan interaktif dibandingkan penyampaian informasi secara
konvensional. Observatorium Bosscha yang sebagai institusi astronomi tertua di Indonesia memiliki
peran penting dalam edukasi astronomi, namun hingga saat ini belum memiliki media pra-kunjungan
yang dirancang khusus untuk anak. Keterbatasan media pengantar tersebut menyebabkan
pengalaman kunjungan anak kurang optimal karena minimnya pengetahuan awal dan kesiapan
kognitif sebelum kunjungan berlangsung. Penelitian dan perancangan ini bertujuan untuk merancang
media penceritaan interaktif berbasis website sebagai sarana pra-kunjungan bagi anak usia sekolah
dasar guna meningkatkan pengalaman kunjungan ke Observatorium Bosscha. Metode yang digunakan
adalah Design Thinking, meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data
dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak pengelola dan pengguna, serta studi
literatur. Hasil perancangan berupa prototipe media penceritaan interaktif berbasis website yang
menyajikan pengalaman petualangan virtual di Observatorium Bosscha melalui narasi visual, ilustrasi,
dan interaksi sederhana. Media ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman awal, ketertarikan,
serta kesiapan emosional anak sebelum melakukan kunjungan langsung. Dengan demikian,
perancangan ini berkontribusi sebagai inovasi media edukatif pra-kunjungan yang mendukung
pengalaman belajar astronomi yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi anak
Perpustakaan Digital ITB