digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Shabrina Siti Fatilah Sayuti [17322055]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Bandung sebagai kota pendidikan dan kreativitas memiliki jumlah pelajar yang sangat tinggi, termasuk mahasiswa perantau yang membutuhkan ruang belajar di luar lingkungan kampus. Namun, fasilitas belajar yang tersedia umumnya memiliki jam operasional terbatas, sedangkan ruang komersial seperti kafe dan coworking space cenderung kurang sesuai untuk kegiatan belajar jangka panjang karena biaya maupun suasananya. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya fasilitas belajar yang dapat diakses selama 24 jam dengan lingkungan yang nyaman, aman, dan mendukung produktivitas. Perancangan ini bertujuan merancang sebuah Study Space 24 Jam di kawasan Dago, Bandung, sebagai ruang belajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar individu maupun kolaboratif. Pendekatan utama yang digunakan adalah konsep Nesting, yang mengacu pada Teori Prospect-Refuge dari Jay Appleton. Konsep ini diterapkan melalui penyediaan ruang belajar individual yang bersifat semi privat, seperti study pods dan built-in nooks, sehingga pengguna memperoleh rasa aman, nyaman, dan tetap memiliki orientasi visual terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu, rancangan juga dilengkapi sistem reservasi 24 jam, area individual, area kolaboratif, ruang konsultasi, area istirahat, fasilitas penunjang, serta penerapan elemen biophilic melalui penggunaan material dan unsur alami untuk meningkatkan kenyamanan serta membantu mengurangi tingkat stres pengguna. Hasil perancangan diharapkan mampu menghadirkan fasilitas belajar yang tidak hanya mendukung produktivitas selama 24 jam, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih fokus, nyaman, dan mendukung kesejahteraan fisik maupun mental, sehingga dapat menjadi alternatif ruang belajar bagi mahasiswa dan masyarakat di Kota Bandung.