Penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman generasi muda
terhadap ragam kopi Indonesia meskipun konsumsi kopi terus meningkat.
Informasi mengenai kopi masih tersebar dan pameran kopi umumnya
berorientasi pada bisnis sehingga kurang mendukung edukasi bagi
masyarakat awam. Penelitian ini bertujuan merancang sistem identitas
visual pameran kopi Indonesia yang mampu meningkatkan pemahaman
generasi muda melalui pengalaman edukatif yang interaktif dan inklusif.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Double
Diamond Design Process melalui tahapan discover, define, develop, dan
deliver. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi,
wawancara, dan kuesioner, kemudian diolah dengan pendekatan Visual
Communication, Experiential Design, dan Environmental Graphic Design
(EGD). Penelitian ini menghasilkan sistem identitas visual pameran kopi
Indonesia yang terintegrasi dengan desain informasi dan pengalaman
ruang edukatif yang inklusif, mencakup identitas pameran, media informasi,
elemen grafis, desain ruang pamer, serta Graphic Standard Manual (GSM).
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan
pameran edukatif sekaligus berkontribusi pada peningkatan literasi dan
apresiasi masyarakat terhadap keberagaman kopi Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB