digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak_Hafiz Mohammad Hisyam
PUBLIC Open In Flipbook Perpustakaan Prodi Arsitektur

Sektor konstuksi beperan besar dalam emisi karbon yaitu 39% dengan 11% embodied karbon dan 28% operational karbon. Disamping itu, peningkatan kebutuhan hunian akibat dampak dari urbanisai dan pertumbuhan penduduk tak dapat dihindari. Penelitian perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan model hunian vertikal renadah karbon dengan pendekatan parametrik melalui integrasi performa terhadap lingkunhan dan performa terhadap material. Lokasi tapak berada di Kota Bandung pada Kawasan Kampung Kota Tamansari. Metodologi yang digunakan menerapkan optimasi parametrik pada dua tingkatan. Tingkat pertama berfikus pada optimasi geomteri dan orientasi massa bangunan. Melalui simulasi daylight autonomy, usefull daylight illuminance, computational fluid dynamics, radiasi dan dikonfirmasi pada simulasi energy use intensity. Tingkat kedua berfokus pada parameter material dengan scenario 3 material berbeda yaitu mass timber, concrete dan baja. Hasil simulasi pada tingkatan pertama menunjukan massa bangunan tipologi 2 iterasi 5 merupakan orientasi paling optimal dan shading horizontal merupakan shading paling optimal. Optimasi pada tingkatan pertama menunjukan peningkatan performa 20.3% dengan optimasi pada energi 22%, optimasi radiasi 38% dan optimasi UDI 1%. Pada tingkatan kedua menunjukan bahwa material mass timber merupakan material paling optimal untuk mencapai rendah karbon. Skenario material mass timber berhasil menghasilkan negative embodied karbon dikarenakan kemampuan biogenic carbon pada material mass timber