digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dokumen Asli
Terbatas  Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan

Platform penginapan seperti Airbnb, mengadopsi teknologi self check-in untuk efisiensi. Namun, penelitian ini mengidentifikasi adanya masalah fundamental di lapangan, yaitu proses pembuatan instruksi self check-in oleh pemilik penginapan seringkali bersifat manual, tidak terstruktur, dan menggunakan alat bantu eksternal, yang mengakibatkan pengalaman yang membingungkan bagi tamu. Masalah utama bukan terletak pada ketiadaan teknologi, melainkan pada usability gap dari fitur yang ada, yang berdampak pada beban operasional pemilik penginapan dan kepuasan tamu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sebuah prototipe alat bantu bagi pemilik penginapan untuk menyederhanakan proses pembuatan instruksi agar lebih jelas, efisien, dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah user centered design,yang mencakup tahap riset pengguna, perancangan user persona, hingga pembuatan prototipe high-fidelity menggunakan Figma. Solusi yang dirancang berfokus pada alur kerja berbasis template untuk memastikan instruksi yang dihasilkan berkualitas tinggi dan mudah dibuat. Evaluasi terhadap prototipe dilakukan melalui usability testing dengan 5 partisipan menggunakan platform Maze. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa prototipe memiliki keberhasilan tugas 100% , skor System Usability Scale (SUS) rata-rata 71,5 yang tergolong "Good" , dan skor Single Ease Question (SEQ) rata-rata 6,36 dari 7, yang mengindikasikan proses dirasakan sangat mudah. Kesimpulannya, penelitian ini berhasil merancang dan memvalidasi sebuah konsep solusi yang terbukti mampu menjawab rumusan masalah dengan menyediakan sebuah tool yang jelas, efisien, dan terstruktur bagi pemilik penginapan.