digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ahmad Syauqi Firdaus [17222008]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Perkembangan industri dalam olahraga saat ini menghadapi tantangan terkait ketersediaan, ketimpangan kualitas, serta keberlanjutan material, khususnya penggunaan kulit hewan dan kulit sintetis yang berdampak pada lingkungan. Kondisi ini mendorong perlunya eksplorasi material alternatif berbasis biomaterial yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satu material potensial adalah bio-leather berbasis nata de coco yang memiliki struktur selulosa alami dan peluang pengembangan sebagai material fungsional. Di sisi lain, desain produk olahraga modern juga dituntut untuk memiliki identitas visual yang kuat dan relevan dengan identitas. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat perancangan perlengkapan panahan sebagai medium integrasi antara eksplorasi material bioleather dan reinterpretasi visual tokoh Arjuna dan Srikandi dalam budaya perwayangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi nata de coco sebagai material bio-leather yang diaplikasikan pada perlengkapan panahan, serta mengkaji penerapan ornamen simbol Arjuna dan Srikandi ke dalam desain produk. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi, wawancara narasumber, eksperimen pembuatan bio-leather secara mandiri, uji ketahanan dan elastisitas material, serta eksplorasi ornamen melalui proses distilasi bentuk menjadi elemen grafis. Hasil kajian menunjukkan bahwa bio-leather nata de coco memiliki karakter fleksibel dan potensi yang dapat dikembangkan melalui perlakuan material tertentu, meskipun masih memiliki keterbatasan dibandingkan kulit konvensional. Dibandingkan penelitian sejenis yang berfokus pada material atau estetika secara terpisah, penelitian ini menawarkan pendekatan terpadu antara eksplorasi material, pengujian, dan perancangan produk dengan muatan identitas budaya, sehingga membuka peluang pengembangan material berkelanjutan dalam konteks desain produk olahraga.