Limbah tekstil, khususnya kain perca, masih menjadi permasalahan dalam isu keberlanjutan
karena kerap dianggap tidak bernilai, padahal material ini memiliki potensi untuk diolah
kembali melalui pendekatan upcycling menjadi produk yang fungsional dan bernilai estetis.
Di sisi lain, generasi Z menunjukkan ketertarikan terhadap produk yang bersifat personal,
interaktif, serta selaras dengan nilai keberlanjutan, sehingga media digital berpeluang
dimanfaatkan sebagai sarana keterlibatan dalam praktik upcycling. Penelitian ini bertujuan
merancang prototipe aplikasi digital “RAKIT” sebagai media kustomisasi tas berbahan kain
perca yang mendukung praktik upcycling. Metode yang digunakan adalah Design Thinking
dengan pendekatan User-Centered Design (UCD), yang diterapkan melalui tahapan
eksplorasi konteks, perumusan konsep desain, pengembangan alur kustomisasi, dan
pembuatan prototipe interaktif. Proses perancangan dan visualisasi dilakukan menggunakan
perangkat lunak Figma dan Blender sebagai media representasi antarmuka dan bentuk
produk. Hasil penelitian berupa rancangan prototipe aplikasi digital yang memungkinkan
pengguna melakukan kustomisasi tas secara modular dan interaktif, mencakup pemilihan
bentuk tas, material kain perca, serta teknik pengolahan sebagai bagian dari pengalaman
desain partisipatif. Aplikasi ini berfungsi tidak hanya sebagai alat simulasi desain, tetapi juga
sebagai media komunikasi nilai keberlanjutan melalui pendekatan visual dan pengalaman
pengguna yang edukatif serta kolaboratif, serta membuka peluang pengembangan sistem
produksi berkelanjutan yang lebih partisipatif pada tahap implementasi selanjutnya.
Perpustakaan Digital ITB