Dalam lingkungan yang kompetitif saat ini, Knowledge Management (KM) merupakan pendorong penting bagi kesuksesan organisasi yang membantu mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi dan mendorong pembelajaran yang berkelanjutan. Fokus dari tugas akhir ini adalah pada Departemen TI Perusahaan PT Pelesiran Selalu, di mana kematangan dan praktik manajemen pengetahuannya dianalisis untuk mengidentifikasi isu-isu penting dan kemungkinan untuk berkembang. Pendekatan metode campuran digunakan dalam penelitian ini yang melibatkan survei berdasarkan Alat Penilaian KM Organisasi Produktivitas Asia (APO) dan wawancara semi-terstruktur untuk menilai praktik KM di tujuh bidang penting: kepemimpinan, proses, manusia, teknologi, proses pengetahuan, pembelajaran dan inovasi, dan hasil.
Ditemukan bahwa Departemen ini memiliki dasar teknologi yang kuat dan dukungan kepemimpinan, namun memiliki kekurangan yang cukup besar dalam hal Orang, Proses, dan Hasil. Kesulitan utama dalam KM adalah kurangnya program pelatihan manajemen pengetahuan formal, prosedur berbagi informasi yang tidak konsisten, metode dokumentasi informal dan kurangnya kerangka kerja evaluasi yang komprehensif yang mengevaluasi efektivitas KM. Keterbatasan ini membatasi departemen untuk menggunakan aset pengetahuannya untuk keuntungan strategis dengan cara yang tepat.
Studi ini merekomendasikan tindakan berdasarkan kebutuhan departemen untuk mengatasi masalah ini. Beberapa di antaranya adalah pengenalan program pelatihan manajemen pengetahuan formal, pemberian penghargaan terhadap perilaku berbagi informasi, memformalkan prosedur manajemen pengetahuan, praktik pendokumentasian secara teratur, dan Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators/KPI) yang terukur dan selaras dengan tujuan organisasi. Selain itu, teknologi canggih untuk otomatisasi proses dan kerangka kerja evaluasi yang sistematis harus diintegrasikan untuk meningkatkan efektivitas KM.
Rekomendasi perbaikan yang ditawarkan memberikan peta jalan bagi PT Pelesiran Selalu untuk meningkatkan kematangan manajemen pengetahuannya, memastikan daya saing organisasi dalam ekonomi yang semakin digerakkan oleh pengetahuan.
Perpustakaan Digital ITB