Cekungan Bentarsari berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Cekungan ini dibatasi oleh perbukitan yang tersusun oleh breksi volkanik Formasi Kumbang (Tpk) dan di dasar cekungan didominasi oleh batuan sedimen. Breksi volkanik memiliki umur yang relatif tua dan terlihat telah mengalami proses pelapukan yang intensif sehingga lebih rawan untuk terjadi longsoran yang dapat berkembang menjadi aliran debris. Simulasi numerik untuk memodelkan aliran debris dalam penelitian disertasi ini menggunakan smoothed particle hydrodynamics (SPH) dari persamaan momentum dan energi. Proses yang digunakan untuk memodelkan perubahan volume pada aliran debris menggunakan konsep diagram Hjulstrom dan dimodelkan menggunakan plugin Chrono. Implementasi SPH menggunakan kode sumber terbuka (open-source code) DualSPHysics yang dapat dikembangkan lagi sesuai kebutuhan dengan bahasa pemrogaman C++ dan compute unified device architecture (CUDA). Penelitian ini menggunakan perangkat keras NVIDIA GeForce 4090 dengan waktu pemrosesan 42 jam untuk memodelkan 1,2 milyar partikel. Hasil dari pemodelan menggunakan perilaku perubahan volume menghasilkan pola-pola yang saling berhubungan antara kecepatan rata-rata, gaya rata-rata, tekanan rata-rata, ketebalan rata-rata, dan erosi rata-rata. Hubungan dari seluruh pola tersebut digunakan untuk menghitung volume erosi final dan menghasilkan volume erosi final (?e) sebesar 32.748 m3. Hasil validasi dari pemodelan aliran debris menggunakan perilaku perubahan volume dinilai dari akurasi user dan akurasi producer. Akurasi user menghasilkan nilai 88,8% dan akurasi producer menghasilkan nilai 96% menggambarkan bahwa model dapat disetujui sebagai hasil dari validasi, karena batasan nilai validasi adalah 70%. Seluruh delineasi distribusi aliran debris hasil pemodelan termasuk dalam kelas bahaya aliran debris tinggi karena memiliki ketebalan aliran debris >4,5 m sehingga definisi dari kelas bahaya rendah dan sedang perlu disesuaikan dengan kondisi aliran debris aktual.
Perpustakaan Digital ITB