Tingginya perkembangan internet dan teknologi turut berimbas pada perbankan dengan
adanya digital banking. Jenius memiliki masalah dengan ulasan online yang buruk. Untuk
mempertahankan eksistensinya di industri digital dan menjaga loyalitas nasabah, Bank
Jenius mencoba memanfaatkan ulasan nasabah untuk meningkatkan fitur dan kualitas
layanannya. Penelitian ini mencoba mengungkap sentimen publik, opini publik, dan
kualitas layanan yang tercermin dalam review Google Play terhadap aplikasi Jenius.
Analisis sentimen publik dan analisis kualitas layanan dilakukan dengan menggunakan
algoritma klasifikasi analisis sentimen. Opini publik dilakukan dengan menggunakan
pemodelan topik menggunakan algoritma LDA.
Model terbaik yang dihasilkan oleh analisis sentimen adalah 87,13% menggunakan
algoritma deep learning. Sedangkan hasil terbaik untuk model kualitas layanan adalah
algoritma k-NN dengan nilai 48%. Dari model yang diperoleh, dilakukan analisis terhadap
hasil. Terdapat 7525 (71,2%) sentimen positif dan 2.689 (25,54%) sentimen negatif dalam
ulasan Jenius. Analisis sentimen dibagi menjadi menganalisis komentar yang paling
banyak diacungi jempol dan menganalisis setiap peringkat bintang. Sentimen positif yang
paling sering dibicarakan adalah kemudahan dalam menggunakan aplikasi. Sentimen
negatif berbicara tentang aplikasi yang lambat, masalah masuk ke aplikasi, masalah kredit,
aplikasi yang berhenti tiba-tiba, masalah verifikasi, dan masalah keamanan.
Dalam analisis kualitas pelayanan, empat dimensi memiliki sentimen positif, dan tiga
dimensi memiliki sentimen negatif. Sentimen positif terdapat pada dimensi tangible,
responsiveness, dan efficiency. Sedangkan sentimen negatif terdapat pada dimensi
kehandalan, jaminan, dan empati. Analisis topik menghasilkan 15 topik. Topik dengan
sentimen negatif adalah login, verifikasi panggilan video, masalah perangkat, promosi,
kinerja aplikasi, biaya transfer, dan privasi data. Sebaliknya, topik dengan sentimen positif
adalah topik tentang transaksi, kepuasan pelanggan, tabungan, pembayaran, pengalaman
konsumen, kegunaan Jenius, dan riwayat pembayaran.
Dari berbagai analisa dipilih beberapa masalah yaitu masalah masuk ke aplikasi, aplikasi
lambat, kesulitan verifikasi, dan masalah perangkat. Solusi dari permasalahan tersebut
adalah perbaikan UI/UX dan upgrade server untuk mengatasi masalah login aplikasi dan
aplikasi yang lambat, penerapan verifikasi berbasis AI untuk verifikasi data, dan
penambahan fasilitas perangkat untuk masalah perangkat.
Perpustakaan Digital ITB