Observatorium Bosscha (OB) merupakan observatorium astronomi modern
pertama di Asia Tenggara yang berada di bawah pengelolaan Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA
ITB). Meskipun memiliki sejarah panjang serta berbagai sumber daya yang
unggul, OB menghadapi tantangan finansial dalam memenuhi kebutuhannnya
sehingga diperlukan penggalian potensi untuk meningkatkan pendapatan secara
mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis keunggulan sumber daya
internal OB, kondisi pasar eksternal OB, serta merekomendasikan ide kegiatan
usaha yang dapat segera dilaksanakan dengan modal minim.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain
studi kasus, berlandaskan Design Thinking Framework pada tahap empathize,
define, dan ideate. Data primer diperoleh melalui wawancara semiterstruktur
terhadap sebelas narasumber staf yang masih aktif atau pernah bekerja
di OB dan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi
pustaka serta benchmarking terhadap tiga observatorium sejenis, yaitu Lick,
Sonnenborgh, dan Kwasan. Sumber daya internal dianalisis menggunakan
kerangka Valuable, Rarity, Imitability, Organization (VRIO) dan lingkungan
eksternal dianalisis menggunakan kerangka Political, Economic, Socio-cultural,
Technological, Legal, Environmental (PESTLE), yang kemudian dipetakan ke
dalam analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) dan
dirumuskan menjadi strategi melalui matriks Threats, Opportunities, Weaknesses,
Strengths (TOWS).
Strategi yang dihasilkan diimplementasikan menjadi empat belas ide kegiatan
yang divisualisasikan melalui Business Model Canvas (BMC) dan dinilai
kelayakannya menggunakan Feasibility Assessment Framework (FAF) dengan
meninjau komponen Technical, Economic, Legal, Operational, Schedule (TELOS).
Hasil penelitian menunjukkan tiga ide berada pada kategori paling layak
untuk segera dijalankan, yaitu layanan konsultasi fasilitas dan program astronomi,
layanan peminjaman Wisma Kerkhoven, dan program Corporate Social
Responsibility (CSR) untuk perusahaan atau Brand. Tujuh ide lainnya berada
pada kategori layak dengan penyesuaian tertentu dan empat ide lainnya dinilai
belum layak dijalankan dengan kapasitas OB saat ini.
Perpustakaan Digital ITB