digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Ainun Hanafi Adnan
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Cuaca antariksa memiliki hubungan erat dengan aktivitas Matahari. Pengamatan Matahari, khususnya di rentang panjang gelombang radio menjadi krusial karena bermanfaat untuk memitigasi dampak negatif akibat fenomena-fenomena yang disebabkan oleh aktivitas di atmosfer Matahari, misalnya Coronal Mass Ejections (CME) dan flares. Kedua fenomena tersebut menjadi sumber utama penyebab terjadinya badai geomagnetik di Bumi. Badai geomagnetik dapat mengakibatkan banyak kerugian bagi keberlangsungan aktivitas kehidupan modern, misalnya gangguan pada sistem navigasi, jaringan telekomunikasi, dan transportasi. Salah satu jaringan pengamatan Matahari internasional pada rentang panjang gelombang radio yang cukup terkenal adalah jejaring e-CALLISTO. Dengan memanfaatkan spektrum dan perangkat lunak bawaan, CALLISTO dibuat dengan biaya yang sangat terjangkau. Selain itu, ukurannya yang kecil memberikan keunggulan dalam segi efisiensi, sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Dalam Tugas Akhir ini, sejumlah pengamatan Matahari dilakukan dengan menggunakan instrumen CALLISTO yang dihubungkan dengan antena LWA. Hasilnya dianalisis untuk memperoleh karakterisasi dari instrumen ini serta untuk menentukan rencana pengamatan lanjutan ke depan.