Transfer massa, salah satu interaksi kompleks yang terjadi antara bintang primer dan bintang sekunder, dapat menjadi ujung tombak dalam studi astrofisika bintang terutama pada kasus bintang ganda. Aliran material dari bintang primer ke bintang sekunder ketika proses transfer massa terjadi dapat meninggalkan perubahan signifikan terutama pada kondisi internal bintang akretor yang jejaknya dapat diamati pada masa kini. Kecepatan rotasi yang sangat tinggi pada bintang B-emisi (Be) juga merupakan jejak dari transfer massa. Pada sistem bintang ganda Be ? Aqr, komponen bintang primer, yang sekarang merupakan bintang Be, memiliki kecepatan rotasi tinggi yang diduga merupakan akibat dari transfer massa dari bintang sekunder pada masa lalu, yang kini telah berevolusi menjadi bintang katai putih. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mempelajari jejak transfer massa yang terjadi pada sistem bintang ganda Be ? Aqr. Dengan menggunakan modul MESAbinary dari perangkat lunak MESA, berhasil diperoleh simulasi evolusi sistem bintang ganda ini dengan massa awal bintang akretor 5 M? dan bintang donor sebesar 6.5 M? serta mengalami dua kali transfer massa. Transfer massa pertama menyebabkan peningkatan fraksi hidrogen di inti bintang akretor serta pembesaran radius inti konvektif. Efek transfer massa terhadap struktur internal bintang primer sebagai bintang akretor tersebut membuat bintang primer bertahan lama di fase deret utama hingga sekarang (rejuvenasi).
Perpustakaan Digital ITB