Penelitian ini membahas pengembangan produk wearable ergonomis dan kompartemen modular
untuk kebutuhan paramedis pada kondisi demonstrasi urban diBandung. Tas konvensional yang ada
saat ini menghambat mobilitas dan aksesibilitas akibat desain yang besar, kaku, dan minim
kompartemen, sehingga memperlambat penanganan korban dan meningkatkan risiko cedera
muskuloskeletal (MSI) pada paramedis. Metode yang digunakan adalah pendekatan co-design,
mencakup studi literatur, observasi lapangan di PMI Kota Bandung, dan wawancara dengan
pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan utama seperti distribusi beban tidak
ideal dan akses kompartemen yang lambat. Analisis terhadap produk existing seperti Trauma Bag
menunjukkan kelemahan pada sistem strap, bantalan panel belakang, dan kompartemen resleting.
Rekomendasi desain mencakup material high-density polyester waterproof, sistem kompartemen
modular, dan strap adjustable berbahan memory foam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi paramedis, mempercepat penanganan korban, serta menjadi acuan standar
nasional peralatan darurat dan referensi akademis desain ergonomis.
Perpustakaan Digital ITB