BAB 1 Marcella Effelina
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Marcella Effelina
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Marcella Effelina
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Marcella Effelina
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Marcella Effelina
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan
Kesehatan mata erat kaitannya dengan konsumsi vitamin A. Vitamin A dapat diperoleh dalam bentuk ?-karoten, dimana sebanyak 6 ?g ?-karoten dapat membentuk 1 ?g RE vitamin A. Produksi ?-karoten dengan menggunakan Neurospora sp. mampu menghasilkan jumlah karotenoid yang tinggi dan untuk menunjang pertumbuhan Neurospora sp., tandan kosong sawit sangat berpotensi untuk dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan parameter kinetika pembentukan ?-karoten dan pertumbuhan Neurospora sp. melalui simulasi data eksperimen, serta menyusun dan menggunakan model kinetika pembentukan ?-karoten untuk menentukan kondisi optimum produksi ?-karoten. Penelitian diawali dengan menentukan persamaan yang digunakan dalam pemodelan kinetika produksi ?-karoten, seperti laju pertumbuhan sel, konsumsi oksigen, dan pembentukan produk. Fermentasi fasa padat substrat TKS dengan variasi kelembaban udara dan durasi fermentasi dilakukan untuk menentukan kondisi optimum produksi ?-karoten dan memperoleh data konsumsi oksigen. Melalui data tersebut diperoleh profil pertumbuhan sel. Hasil fermentasi diekstraksi secara maserasi, sehingga dihasilkan ekstrak yang dianalisis untuk memperoleh konsentrasi, perolehan, dan laju pembentukan ?-karoten. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi penentuan parameter kinetika pertumbuhan Neurospora sp. dan pembentukan ?-karoten melalui data eksperimen. Berdasarkan simulasi, diperoleh nilai konstanta ? dan ? berturut-turut 8 x 10-5 dan 8 x 10-7, sehingga produksi ?-karoten merupakan mixed-growth associated. Parameter kinetika digunakan dalam penyusunan model kinetika pembentukan ?-karoten dan diketahui peningkatan jumlah inokulum dan konsentrasi medium, serta variabel durasi fermentasi meningkatkan produksi ?-karoten. Dalam validasi percobaan, durasi fermentasi ditetapkan selama 5 hari, serta dilakukan penambahan 20 gram inokulum awal dan 5 gram glukosa pada medium. Melalui proses optimasi, didapat nilai perolehan ?-karoten sebesar 0,014 mg ?-karoten/g TKS dengan peningkatan 27,27% dari hasil fermentasi sebelum optimasi.
Perpustakaan Digital ITB