LAMPIRAN Ghoziah Putri Hardini
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Ulubelu Unit 1 dan 2 di WKP
Waypanas, Lampung, telah beroperasi sejak 2012 dan berperan sebagai base load
power plant dengan kontribusi sekitar 25% terhadap pasokan listrik Provinsi
Lampung. Setelah lebih dari satu dekade beroperasi, degradasi kinerja pada
komponen utama seperti turbin, kondenser, dan cooling tower menjadi tantangan
besar karena meningkatkan irreversibilitas dan menurunkan efisiensi sistem secara
keseluruhan.
Analisis hukum kedua termodinamika berbasis eksergi digunakan untuk
mengidentifikasi sumber irreversibilitas, distribusi kerugian terbesar serta
merumuskan strategi optimasi kinerja PLTP Ulubelu Unit 1 dan 2 yang layak secara
teknis maupun ekonomis. Analisis dilakukan melalui pemodelan termodinamika
menggunakan Cycle Tempo 5.0 dengan data operasi aktual yang dibandingkan
terhadap kondisi desain (baseline), dilanjutkan dengan analisis exergy destruction
pada tiap komponen utama. Selanjutnya, evaluasi kelayakan ekonomi strategi
optimasi dilakukan menggunakan indikator Internal Rate of Return (IRR) dan Pay
Out Time (POT).
Hasil penelitian menunjukkan efisiensi eksergi eksisting sebesar 58,1% (Unit 1)
dan 57,9% (Unit 2), lebih rendah dibandingkan kondisi baseline sebesar 66,5%.
Kontributor utama kerugian eksergi berasal dari kondenser, turbin, dan cooling
tower dengan kontribusi masing-masing di atas 10%. Strategi optimasi yang
diusulkan meliputi optimasi sistem Gas Ejector melalui pemasangan Variable
Frequency Drive (VFD) pada Liquid Ring Vacuum Pump (LRVP), perbaikan seal
dan bearing turbin, serta pemasangan VFD pada kipas cooling tower. Hasil evaluasi
ekonomi menunjukkan pemasangan VFD LRVP dan kipas cooling tower layak
secara ekonomi dengan IRR di atas 30% dan POT kurang dari 3,5 tahun.
Implementasi optimasi meningkatkan efisiensi eksergi menjadi 64,8% (Unit 1) dan
64,7% (Unit 2).
Perpustakaan Digital ITB