Blok Timur Natuna memiliki cadangan gas alam sebesar 222 TCF, namun hanya
sekitar 46 TCF yang dapat dimanfaatkan secara efektif karena kandungan CO? yang
sangat tinggi, mencapai 71%-vol. Meskipun demikian, kandungan CO? dan CH?
tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk produksi hidrogen melalui integrasi
reformasi kering metana dan reaksi penggeseran gas-air. Gas sintesis hasil
reformasi kering metana umumnya masih memiliki kandungan CO yang tinggi
sehingga diperlukan proses lanjutan untuk meningkatkan perolehan H? dan
menurunkan konsentrasi CO.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan katalis berbasis Cu untuk meningkatkan
efisiensi produksi H? melalui reaksi penggeseran gas-air menggunakan umpan gas
sintesis hasil reformasi kering metana. Katalis Cu/CeO?-ZrO? disintesis dengan
metode ko-presipitasi menggunakan variasi rasio CeO?/ZrO? dan kadar Cu sebesar
20% berat. Evaluasi dilakukan melalui karakterisasi menggunakan XRD, XRF, dan
adsorpsi-desorpsi N? (BET), dilanjutkan dengan uji perpindahan massa dan uji
aktivitas katalis pada berbagai temperatur operasi.
Hasil uji karakterisasi XRD, XRF, dan BET menunjukkan bahwa sintesis katalis
berhasil menghasilkan katalis yang sesuai dengan target. Hasil uji perpindahan
massa membuktikan bahwa massa dan ukuran katalis yang digunakan pada uji
aktivitas telah terbebas dari efek perpindahan massa eksternal dan internal. Pada uji
aktivitas menggunakan umpan gas sintesis hasil reformasi kering metana dan
kecepatan ruang per jam berat katalis dijaga tetap 12.000 mL/gram.jam, katalis
Cu/CeO2(0,8)-ZrO2(0,2) memiliki performa yang lebih baik dibandingkan katalis
Cu/CeO2(0,6)-ZrO2(0,4) dan katalis komersial. Hal ini dibuktikan dengan konversi CO
dan TOF tertinggi yang dicapai pada temperatur 350 oC sebesar 63,09% dan 20,882
x 10-4/detik. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi katalis Cu/CeO?-ZrO? untuk
diterapkan pada sistem produksi hidrogen terintegrasi berbasis gas alam berkadar
CO? tinggi.
Perpustakaan Digital ITB