digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Blok Timur Natuna memiliki cadangan gas alam sebesar 222 TCF, namun hanya sekitar 46 TCF yang dapat dimanfaatkan secara efektif karena kandungan CO? yang sangat tinggi, mencapai 71%-vol. Meskipun demikian, kandungan CO? dan CH? tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk produksi hidrogen melalui integrasi reformasi kering metana dan reaksi penggeseran gas-air. Gas sintesis hasil reformasi kering metana umumnya masih memiliki kandungan CO yang tinggi sehingga diperlukan proses lanjutan untuk meningkatkan perolehan H? dan menurunkan konsentrasi CO. Penelitian ini bertujuan mengembangkan katalis berbasis Cu untuk meningkatkan efisiensi produksi H? melalui reaksi penggeseran gas-air menggunakan umpan gas sintesis hasil reformasi kering metana. Katalis Cu/CeO?-ZrO? disintesis dengan metode ko-presipitasi menggunakan variasi rasio CeO?/ZrO? dan kadar Cu sebesar 20% berat. Evaluasi dilakukan melalui karakterisasi menggunakan XRD, XRF, dan adsorpsi-desorpsi N? (BET), dilanjutkan dengan uji perpindahan massa dan uji aktivitas katalis pada berbagai temperatur operasi. Hasil uji karakterisasi XRD, XRF, dan BET menunjukkan bahwa sintesis katalis berhasil menghasilkan katalis yang sesuai dengan target. Hasil uji perpindahan massa membuktikan bahwa massa dan ukuran katalis yang digunakan pada uji aktivitas telah terbebas dari efek perpindahan massa eksternal dan internal. Pada uji aktivitas menggunakan umpan gas sintesis hasil reformasi kering metana dan kecepatan ruang per jam berat katalis dijaga tetap 12.000 mL/gram.jam, katalis Cu/CeO2(0,8)-ZrO2(0,2) memiliki performa yang lebih baik dibandingkan katalis Cu/CeO2(0,6)-ZrO2(0,4) dan katalis komersial. Hal ini dibuktikan dengan konversi CO dan TOF tertinggi yang dicapai pada temperatur 350 oC sebesar 63,09% dan 20,882 x 10-4/detik. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi katalis Cu/CeO?-ZrO? untuk diterapkan pada sistem produksi hidrogen terintegrasi berbasis gas alam berkadar CO? tinggi.