Integritas barier sel epitel merupakan parameter fisiologis penting dalam berbagai studi in vitro, termasuk penelitian farmakologi, toksikologi, dan pemodelan jaringan. Pengukuran Transepithelial Electrical Resistance (TEER) merupakan metode non-destruktif yang banyak digunakan untuk mengevaluasi fungsi barier sel, karena mencerminkan hambatan listrik yang dihasilkan oleh tight junction pada monolayer sel. Meskipun instrumen TEER komersial tersedia, harganya yang tinggi menjadi hambatan bagi banyak laboratorium dengan sumber daya terbatas.
Penelitian ini bertujuan membuktikan konsep (proof of concept) bahwa karakterisasi integritas barier sel in vitro dapat dilakukan menggunakan perangkat pengukuran sederhana berbasis mikrokontroler Arduino. Sistem yang dikembangkan menggunakan prinsip pembagi tegangan dengan eksitasi bipolar terpulsa berfrekuensi rendah, dua elektroda platina (Pt) pada sistem dua kompartemen berbasis insert Transwell, dan antarmuka berbasis web untuk akuisisi serta pemrosesan data. Penekanan diletakkan pada kemampuan sistem mendeteksi perubahan relatif kondisi barier dan pada kesesuaian pembacaan terhadap instrumen TEER komersial yang tersedia.
Validasi sistem dilakukan melalui dua pendekatan. Pertama, kalibrasi terhadap beban resistif standar untuk memverifikasi linearitas respons sistem pada rentang resistansi yang relevan secara biologis. Kedua, pengujian pada kultur sel Caco-2 dengan membandingkan nilai TEER yang diperoleh terhadap instrumen komersial Millicell sebagai cross-check kualitatif untuk menilai konsistensi pembacaan sistem.
Perpustakaan Digital ITB