Larva lalat tentara hitam (LLTH, Hermetia illucens) merupakan salah satu sumber protein
alternatif yang menjanjikan, namun efisiensi ekstraksi protein serta peningkatan bioaktivitas
hidrolisatnya masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh
fermentasi padat menggunakan Bacillus stearothermophilus terhadap perolehan protein dan
sifat bioaktif hidrolisat protein LLTH. Tepung LLTH difermentasi selama 0–4 hari pada suhu
45°C, kemudian dilakukan ekstraksi protein secara alkali, hidrolisis enzimatis menggunakan
bromelain, dan pengeringan beku. Parameter yang dianalisis meliputi protein recovery, derajat
hidrolisis, komposisi asam amino, aktivitas antioksidan, aktivitas antibakteri, serta distribusi
bobot molekul protein menggunakan sodium dodecyl sulfate polyacrylamide gel
electrophoresis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi meningkatkan kadar protein
kasar dan protein recovery, dengan nilai tertinggi sebesar 59,64 ± 8,85%. Peningkatan
perolehan kembali protein yang dihasilkan oleh B. stearothermophilus tidak berbeda signifikan
pada variasi waktu fermentasi. Derajat hidrolisis mencapai 42,21 ± 1,0% pada hari kedua
fermentasi, kemudian menurun seiring bertambahnya waktu fermentasi, yang menunjukkan
bahwa aktivitas proteolitik maksimum terjadi pada fase pertumbuhan eksponensial bakteri.
Aktivitas antioksidan juga meningkat, ditunjukkan oleh nilai IC50 terendah sebesar 261,78 + 57
ppm pada hari ketiga fermentasi, meskipun aktivitas tersebut menurun pada hari keempat.
Analisis asam amino menunjukkan peningkatan konsentrasi beberapa asam amino bebas
setelah fermentasi, yang mengindikasikan terjadinya degradasi matriks protein oleh aktivitas
protease. Sebaliknya, hidrolisat protein tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap
Staphylococcus aureus maupun Escherichia coli. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
fermentasi menggunakan B. stearothermophilus berpotensi meningkatkan efisiensi ekstraksi
protein dan aktivitas antioksidan hidrolisat protein LLTH, meskipun optimasi kondisi
fermentasi masih diperlukan untuk memaksimalkan potensi proteolitiknya.
Perpustakaan Digital ITB